UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus diprediksikan akan mengampuni pembocor dokumen rahasia Vatikan

02/10/2012

Paus diprediksikan akan mengampuni pembocor dokumen rahasia Vatikan thumbnail

 

Velasio Kardinal De Paolis, pengacara hukum kanonik dan anggota Mahkamah Agung Vatikan, yakin bahwa Paus Benediktus XVI akan mengampuni mantan Kepala Pelayan Vatikan Paolo Gabriele.

Gabriele, yang saat ini sedang diadili di pengadilan Vatikan akibat pencurian dokumen rahasia dari apartemen kepausan, akan memberi kesaksian besok.

Dalam sebuah wawancara dengan La Repubblica, 30 September, kardinal itu ditanya, apakah Gabriele akan dipenjarakan atau diampuni? Dia menjawab pengampunan itu “adalah hak prerogatif pribadi Bapa Suci” dan hanya dia sendiri, yang bisa memutuskan.

Dia menambahkan: “Menurut studi-studi saya terkait kejahatan yang diterapkan Gereja, saya merasa saya dapat mengatakan bahwa, dengan pengakuan penuh penyesalan, jujur dan tulus bahwa kejahatan tidak akan terulang kembali.

Kardinal De Paolis mencontohkan bahwa Beato Paus Yohanes Paulus II memaafkan Ali Agca tahun 1981 setelah Agca berusaha membunuh dia di Lapangan Santo Petrus.

Dia menekankan, “Kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi yang mana Gereja harus berurusan dengan  hal-hal yang sensitif, masalah-masalah serius, tragedi pribadi.” Namun, dia menambahkan bahwa dengan doa dan campur tangan Yang Ilahi, “semuanya dapat diselesaikan.”

Gabriele menegaskan dia bertindak demi kebaikan Gereja Katolik, diilhami oleh Roh Kudus, dan ia memiliki misi untuk mengekspos “kejahatan dan korupsi”. Namun, tindakannya ini telah membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ia bertindak sendiri atau atas nama  beberapa tokoh senior Takhta Suci.

Tapi, Kardinal De Paolis mengatakan dalam wawancara tersebut bahwa ia percaya Gabriele bertindak sendirian, dengan Claudio Sciarpelletti, seorang teknisi komputer sebagai “pemeran kedua.”

Dia mengatakan para hakim “akan menentukan berdasarkan pengakuan, kesaksian dan fakta-fakta,” seraya menambahkan bahwa ia secara pribadi percaya “tidak akan ada kejutan. Semuanya akan dituntaskan.”

Uskup Italia itu mengkritik “banyak asumsi” yang dibuat oleh orang-orang “yang benar-benar tidak tahu apa yang terjadi” dan tidak mampu “membedakan realitas dari fakta-fakta yang berasal dari fantasi.”

Dia menambahkan bahwa hal itu akan menjadi “pengadilan yang adil dan tepat waktu, menghormati hak-hak baik pembela maupun penuntut” dan konsisten dengan semangat “keadilan yang diatur di Vatikan.”

Sumber: Cardinal predicts that Pope will pardon Vatileaks butler

 

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Menteri Anies kunjungi gereja di Ambon, pertama kali berdiri di mimbar gereja
  2. Mantan staf Karitas dan PBB di Jepang memilih jadi biarawati
  3. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  4. Tunawisma ditarik dari jalan-jalan, disembunyikan di penginapan mewah selama kunjungan Paus
  5. Uskup Agung Kuala Lumpur mengatakan kata 'Allah' masih digunakan dalam Misa
  6. Kemensos siapkan 700 pekerja sosial rehabilitasi korban narkoba
  7. Tiongkok akan melanjutkan pentahbisan uskup ilegal
  8. Utusan Vatikan bertemu para pejabat Vietnam di Hanoi
  9. Romo Benny: Presiden bertindak tak sesuai Konstitusi
  10. Jaringan Islam Liberal: Charlie Hebdo tidak anti-Islam
  1. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Ratusan organisasi desak Myanmar mendrop RUU tentang agama, pernikahan yang kontroversial
  3. Kelompok HAM internasional soroti pelanggaran HAM di Indonesia
  4. Kelompok HAM: Tiongkok lakukan pelanggaran HAM luar biasa
  5. Kemiskinan kronis memicu pekerja anak
  6. Gereja kecam persembunyian orang miskin selama kunjungan Paus
  7. Semarang terbitkan Perda Perlindungan Perempuan dan PSK
  8. Kardinal Baldisseri turut berdebat tentang keluarga menjelang sinode
  9. Pengadilan Tiongkok menolak klaim pendeta terkait pelanggaran hak asasi
  10. Presiden Obama ingatkan India terkait kekerasan agama
  1. Boleh saja melarang jika di tempat publik, tetapi jaminlah kalau perayaan diadak...
    Said on 2015-01-14 07:48:00
  2. Saya selalu beranggapan bahwa kecelakaan tidak perlu terjadi... Bahwasanya terja...
    Said on 2015-01-14 07:44:00
  3. Alangkah indahnya nanti kalau ada pemimpin baik.. semoga terus demikian....
    Said on 2015-01-14 07:30:00
  4. Aceh lain sifatnya dari Indonesia pada umumnya.. Kita prihatin nasib perempuan t...
    Said on 2015-01-14 07:17:00
  5. Mudah2an semacam ensiklik juga ditujukan untuk Indonesia, walaupun kaum Kristen-...
    Said on 2015-01-14 07:06:00
  6. Perjalanannya masih panjang di Aceh.....
    Said on 2015-01-09 05:46:00
  7. Baik sekali kalau dalam TNI tidak membedakan perayaan Nasrani - yang hadir semua...
    Said on 2015-01-09 05:44:00
  8. Like...
    Said Yohanes Seandy Sunjoko on 2014-12-21 10:11:00
  9. Mestinya yang mengajar, ya mengajar yang baik. Janganlah di khotbah pada waktu ...
    Said on 2014-12-18 07:06:00
  10. iya, iya, baiklah... tenaga dalam saja, jangan senjata. ..Banser kan artinya ba...
    Said on 2014-12-18 07:03:00
UCAN India Books Online