UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

Buruh adakan aksi mogok nasional

03/10/2012

Buruh adakan aksi mogok nasional thumbnail

 

Jutaan buruh di sejumlah kawasan industri hari ini mengadakan aksi mogok nasional sebagai upaya menuntut penghapusan sistem outsourcing.

Meski kemarin Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meminta agar aksi ini dibatalkan dan pekan lalu berjanji untuk menindak perusahan oursourcing yang melanggar aturan, namun Majelis Besar Pekerja Indonesia (MBPI) – yang membawahi sejumlah organisasi buruh – mengklaim 2,8 juta di 21 kabupaten dengan 80 kawasan industri tetap mogok dan buruh-buruh di luar kawasan industri tersebut mengadakan unjuk rasa di kantor-kantor DPRD di seluruh Indonesia.

Di kawasan industri Pulogadung, Jakarta  Timur, buruh melakukan sweeping terhadap buruh lain di sejumlah perusahan yang masih bekerja, membuat industri di kawasan tersebut lumpuh total hari ini.

Sementara itu, sejak kemarin, puluhan perusahan sengaja meliburkan pekerjanya hari ini karena takut terjadi sweeping.

Said Iqbal, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang merupakan bagian dari MBPI mengatakan, mogok ini merupakan luapan kekecewaan atas gagalnya perundingan dengan pemerintah.

“Beberapa kali kami mengadakan demonstrasi, namun reaksi pemerintah tetap saja sama, hanya berjanji, tapi tidak langsung mengambil langkah tegas”, katanya.

Untuk mengamankan aksi ini, polisi menyiapkan 15.000 personel.

Menteri Perindustrian Mohamad Suleman berharap agar aksi ini jangan sampai mengganggu produktivitas perusahaan masing-masing, sebab hal tersebut akan mengganggu stabilitas ekonomi.

“Demo itu memang hak warga negara. Kita ini kan negara demokrasi. Tapi yang paling penting adalah bagaimana produktivitas pabrik tidak terganggu,” kata Hidayat di Jakarta hari ini.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pun meminta agar pemerintah mengambil sikap yang jelas dan tegas terhadap aksi  ini.

“Aksi ini sangat mengganggu pengusaha. Karena itu kami meminta agar pemerintah bertindak tegas. Tapi, jangan hanya kalah dengan tuntutan buruh, pikirkan juga dengan pengusaha”, kata Ketua APINDO, Sofjan Wanandi kepada ucanews.com hari ini.

Ia pun meminta agar peserta aksi mogok nasional tidak melakukan intimidasi terhadap pekerja yang enggan mogok.

Pasalnya, hal ini akan menimbulkan ketidakstabilan operasional perusahaan.

“Mau mogok kerja ya silahkan tapi jangan ajak pekerja lain untuk ikut mogok,” katanya, sambil menambahkan, aksi ini perlu dilakukan secara damai dan tidak meluas pada pemblokiran jalur transportasi.

“Jangan sampai tol, bandara dan pelabuhan ditutup. Nanti masyarakat awam yang kena getahnya,” ucapnya.

Menurutnya, aksi anarkis hanya akan mampu membuat investor takut menanamkan modalnya di Indonesia. Hal ini mau tidak mau akan berdampak pada perekonomian nasional.

Mengenai tuntutan penghapusan outsourcing yang diminta buruh, ia mengatakan, hal itu tidak bisa dilakukan karena sistem outsourcing sudah diatur dalam UU Ketenagakerjaan Tahun 2003.

“Menurut saya, outsourcing tidak perlu dihapus. Yang perlu dilakukan adalah menindak perusahan-perusahan yang tidak menaati ketentuan yang telah ditetapkan”, katanya.

Ia juga belum bisa memastikan berapa kerugian yang dialami perusahan-perusahan akibat aksi mogok hari ini.

Ryan Dagur, Jakarta

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi kebangsaan, ketua PBNU tolak koalisi partai Islam
  2. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  3. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  4. Paus Fransiskus ajak umat untuk refleksi selama Pekan Suci
  5. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  6. Paus Yohanes Paulus II turut menjatuhkan komunisme
  7. 245 kasus intoleransi di Indonesia dalam setahun
  8. Pastor pembela hak Tamil masuk dalam daftar "teroris" oleh pemerintah
  9. Gereja Katolik masuki pekan suci
  10. Komisi Ahli Hukum Internasional kritik penerapan Syariah di Brunei
  1. 7 tewas akibat kapal tenggalam saat prosesi Semana Santa
  2. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  3. Polisi siap amankan gereja selama Tri Hari Suci
  4. Imam yang dibunuh di Suriah dipuji sebagai martir
  5. Rakyat yang Disalibkan
  6. Komnas HAM: Pemilu 2014 dikotori kejahatan demografi
  7. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  8. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  9. GP Ansor terjunkan 300 personel amankan Paskah
  10. Asia Bibi merayakan Paskah di balik jeruji besi
  1. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  2. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  3. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  4. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  5. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  6. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  7. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  8. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
  9. Sepertinya penulisan oleh Tempo mungkin tidak sesuai dengan yang dikatakan, bahw...
    Said on 2014-04-07 17:15:00
  10. Disebut FUI, ataukah FPI? Sepertinya pengacauan mereka menjadi kebanggaan pemer...
    Said on 2014-03-31 17:23:00
UCAN India Books Online