UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Pemerintah bersikeras membentuk protokol antipenodaan agama

03/10/2012

Pemerintah bersikeras membentuk protokol antipenodaan agama thumbnail

 

Pemerintah tetap berkomitmen memperjuangkan pembentukan protokol internasional antipenistaan agama, menindaklanjuti usulan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sidang Majelis Umum di PBB pekan lalu, meski langkah tersebut dicerca oleh sejumlah kalangan.

Menurut Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, pemerintah akan bergerilya melakukan pendekatan ke berbagai kelompok negara, termasuk negara-negara yang memiliki prinsip absolut kebebasan berekpresi.

“Sekarang kita sedang melihat tanggapan negara-negara, konstelasi saat ini bagaimana, baru nanti kita akan membikin `road map`,” kata Natalegawa di Markas Besar PBB, New York, Senin (1/10).

Mengenai bentuk instrumen yang akan diterapkan, Natalegawa  mengatakan ada berbagai macam pilihan yang akan menjadi pertimbangan untuk dikemas.

“Yang paling maksimum adalah perjanjian internasional yang mengikat semua negara. Tapi itu tentunya upaya yang bukan tanpa masalah,” ujarnya.

Pilihan lain yang bisa menjadi pertimbangan adalah model undang-undang antipenodaan agama yang telah dimiliki suatu negara dan kemudian diterapkan di negara-negara lainnya.

Natalegawa menjelaskan, Indonesia sedang melancarkan upaya-upaya diplomasi dengan menekankan pendekatan “menjembatani perbedaan” antara negara-negara dan pihak yang mendukung kebebasan berekspresi absolut dan pihak yang menolak ekspresi berisi penodaan agama.

Sebelumnya, muncul penolakan dan kritikan terhadap usulan pembentukan protokol internasional antipenodaan agama ini, salah satunya disampaikan oleh Presiden AS Barack Obama.

Saat berpidato di Sidang Majelis Umum PBB pekan lalu Obama menegaskan, bagaimanapun AS tidak akan melarang munculnya pernyataan-pernyataan penistaan agama karena hak berbicara sangat dilindungi oleh hukum.

Penolakan juga datang dari Ali Akbar Tanjung, aktivis Human Rights Working Group (HRWG) yang mengatakan, di Indonesia, UU Penodaan Agama justeru telah menjadi penyebab munculnya kekerasan berbasis agama, khususnya kepada kelompok minoritas.

Ryan Dagur, Jakarta

  • Suwandi Tjandra

    Keledai tidak tersandung dua kali, sudah begitu banyak pernyataan ide yang justru membuat kekerasan beragama terjadi. Para penasehat2 presiden tidak memberi masukan yang baik. Memalukankan sekali ide yang konyol disampaikan dalam forum PBB.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kapel Sistina dipasang dengan sistem pencahayaan baru untuk melestarikan lukisan
  2. Kardinal Tagle: Jadwal Paus akan padat selama kunjungan ke Filipina
  3. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  4. Adrianus Meliala: Tidak murah menegakkan hukum di daerah konflik
  5. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  6. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  7. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan 'kehidupan baru' bagi dia
  8. Umat Katolik protes terkait perampasan lahan Gereja oleh pemerintah
  9. Diskriminasi Ras vs Sumpah Pemuda
  10. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  1. Paus Fransiskus: Jangan menjadi orang Kristen kalau berperilaku buruk
  2. Anarkisme umat Islam akibat salah menafsirkan Alquran
  3. Adrianus Meliala: Tidak murah menegakkan hukum di daerah konflik
  4. Kardinal Tagle: Jadwal Paus akan padat selama kunjungan ke Filipina
  5. Tuntaskan Konflik Papua
  6. Kapel Sistina dipasang dengan sistem pencahayaan baru untuk melestarikan lukisan
  7. Sejumlah agamawan Indonesia ikuti dialog lintas agama di Polandia dan Slowakia
  8. Paus desak para aktivis berjuang melawan ‘penyebab kemiskinan struktural’
  9. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  10. Ketulusan Jokowi menjadi obat pengungsi Sinabung
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online