UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Seorang anak laki-laki ditembak mati oleh polisi di perkampungan kumuh

03/10/2012

Seorang anak laki-laki ditembak mati oleh polisi di perkampungan kumuh thumbnail

 

Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun tewas dan 27 lainnya mengalami luka-luka ketika 100 polisi bentrok dengan warga  selama pembongkaran gubuk-gubuk mereka di sebuah perkampungan kumuh di Tarlac City, Filipina, kemarin.

John Cali Lagrimas, seorang warga Desa San Francisco, ditembak saat polisi membela tim pembongkaran karena warga tersebut melemparkan batu dan botol kosong kepada tim tersebut.

Inspektur Polisi Arnel Ramos mengatakan polisi menjalankan perintah pengadilan agar warga mengosongkan wilayah tersebut. “Kami sedang bernegosiasi dengan para pemimpin mereka saat itu warga mulai melemparkan batu dan botol,” katanya.

Namun, warga mengatakan polisi tidak menjalankan tugas sesuai dengan perintah pengadilan.  Kelompok-kelompok hak telah mengkritik kekerasan itu.

Penghancuran gubuk-gubuk itu adalah “ilegal, dan jelas melanggar  ‘hak-hak dasar warga,” kata Joseph Canlas, koordinator lokal dari partai pekerja Anakpawis.

“Kami mengutuk pembunuhan ini dan pembongkaran yang menggunakan kekerasan. Hal ini jelas merupakan pelanggaran terhadap peraturan [polisi]  sendiri, hukum dan hak-hak dasar masyarakat miskin perkotaan,” katanya.

Selama 15 tahun 68 keluarga telah menempati kawasan yang berlokasi di Tarlac, sekitar 150 kilometer utara Manila. Mereka mengklaim telah membayar sewa kepada pemilik tanah.

Sumber: Boy shot dead as police clear slum

One Comment on "Seorang anak laki-laki ditembak mati oleh polisi di perkampungan kumuh"

  1. Frans Tantridharma on Mon, 8th Oct 2012 10:37 am 

    Jika engkau sungguh mencintai, maka engkau akan kreatif dan berinisiatif. Ketika manusia kehilangan cinta, maka terjadi tindak kejahatan dan melawan moralitas.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja Katolik ‘resmi’ di Tiongkok dalam krisis otentisitas
  2. Pencari suaka Kristen Pakistan di Sri Lanka takut dideportasi
  3. Pemimpin Ordo Religius: Sikap diam warga terkait pembunuhan sangat berbahaya
  4. Gizi untuk keluarga-keluarga termiskin
  5. Vatikan memberikan penghargaan kepada dua warga Banglades
  6. Nepal dan impian pelayanan kesehatan
  7. Kamp paroki membantu meningkatkan iman anak
  8. Kardinal Myanmar: Semua pihak memiliki kewajiban moral membangun perdamaian
  9. Biarawati berusia 86 tahun ini bintang iklan Nike
  10. RUU tentang agama memberatkan umat beriman
  1. Jarang kita dengar berita kebaikan dari suatu pemerintah.. ini salah satunya. L...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-22 11:22:02
  2. Orang mau menyumbang organ badan atau mata dsb. pantasnya tidak diminta, tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-16 14:53:44
  3. Tidak perlu dibaca - kalau dari keuskupan pasti hal hal yang baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-08-15 13:23:14
  4. Memang ada orang yang terpanggil untuk "pembersihan" kebobrokan... Pikir2 lagi, ...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-14 19:25:14
  5. Jadi bukan terrorist.. itu lebih gawat....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-10 10:41:31
  6. Tidak dapat mengubah pembantaian, ya tinggal mendoakan saja untuk arwah korban.....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-09 10:06:22
  7. Belajar dari gereja di Barat adalah sangat baik bagi orang Katolik Cina yang kir...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-04 09:22:18
  8. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
  9. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
  10. Susah untuk diungkapkan. Ini nampaknya noda satu satunya(?)di pemerintahan Jokow...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-28 21:28:59
UCAN India Books Online