UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Serikat awam Vinsensius mulai merayakan tahun emas berkarya di Indonesia

03/10/2012

Serikat awam Vinsensius mulai merayakan tahun emas berkarya di Indonesia thumbnail

Peluncuran logo

 

Serikat Sosial Vinsensius (SSV) Indonesia merayakan Misa syukur untuk mengawali serangkaian acara Perayaan Tahun Emas berkarya di Indonesia.

Misa itu digelar  di Gereja St. Yosef, Kediri, Jawa Timur, Minggu, 30 September 2012, yang dihadiri sekitar 200 umat dari anggota SSV di Jawa Timur, Keluarga Vinsensian Kediri, Dewan Paroki St. Vinsensius dan St. Yosef Kediri dan undangan utusan SMPK St. Maria, SMPK Mardi Wiyata dan SMAK Agustinus, Kediri.

Misa dipersembahkan oleh Romo Antonius Sad Budianto CM, Penasehat Rohani Dewan Nasional (Denas) SSV, Romo Adi Sapto Widodo CM, Penasehat Rohani Dewan Wilayah Malang, dan Romo Thomas Suparno CM, Koordinator Keluarga Vinsensian (KEVIN) Kediri dan kepala Paroki St. Yosef.

Dewan Nasional SSV memilih kota Kediri sebagai tempat pembukaan Rangkaian Tahun Emas didasarkan fakta sejarah pembentukan konferensi SSV pertama kali di Indonesia berawal di Paroki St. Vinsensius Kediri pada 19 Juli 1963 atas prakarsa Romo Gerard Boonekamp CM.

Dari kota Kediri inilah Romo Gerard berusaha agar SSV dapat berkembang di seluruh Indonesia. Melalui korespondensinya dengan para pastor di seluruh Indonesia maka SSV hadir di berbagai daerah diantaranya Onekore, Ende (1964), Kisol, Ruteng (1964), Jember (1964), Bandung (1964), Surabaya (1964), Cicurug, Bima, Makale, Garut, Batu, Malang, Minanga, Atambua, Probolinggo, Situbondo, Balige, Medan, Kotabumi, Tampo dan Cilacap.

Di Gereja St. Yosef Kediri yang dulunya Seminari Tinggi Katolik, menjadi tempat bersejarah terbentuknya organisasi Dewan Wilayah pertama yang menjadi dasar terbentuknya Dewan Nasional SSV Indonesia.

Sebelum perayaan Ekaristi dimulai umat diajak menyaksikan video dokumenter tentang karya-karya SSV dari masa ke masa.

Di akhir perayaan Ekaristi diadakan launching logo Tahun Emas SSV Indonesia  dengan moto “Setiaku Melayani-Mu” sebagai tanda dimulainya Rangkaian Kegiatan Perayaan Tahun Emas SSV Indonesia.

Direncanakan selama Perayaan Tahun Emas, SSV akan mengadakan kegiatan kerohanian dan sosial di berbagai daerah di Indonesia, termasuk puncak acara Pertemuan Nasional SSV di Sawiran yang dihadiri oleh semua anggota SSV di Indonesia, yang diadakan pada Juni 2013.

Usai Misa diadakan ramah tamah dan pementasan tablo oleh Vinsensian Kediri dengan bimbingan Ibu Agnes tentang kesetiaan pelayanan dan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada J. Soeparlan dan Ibu C.P Soebari atas kesetiaan mereka selama 49 tahun menghayati panggilan  menjadi Vinsensian sejati sehingga dapat menjadi teladan bagi generasi muda.

SSV, sebuah organisasi internasional kaum awam Katolik yang diakui oleh kepausan, yang didirikan oleh Beato Frederic Ozanam dan kawan-kawannya di Paris tahun 1833. Organisasi ini diilhami oleh karya dan pemikiran Santo Vinsensius a Paulo sebagai pelindungnya.

SSV dibagi dalam berbagai departemen: verifikasi, kaum muda, komunikasi dan dokumentasi, twinning dan beasiswa, proyek dan penanggulangan bencana, pembinaan dan pengembangan serikat.

Hingga saat ini SSV Indonesia memiliki 8 Dewan Wilayah, 36 Dewan Daerah dan 358 Konferensi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan melibatkan lebih dari 4.000 Vinsensian.

Artikel ini dikirim oleh Lana Sari dari Depart Komdok Denas SSV Indonesia

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus doakan korban gempa di Aceh
  2. Renungan Hari Minggu Adven III/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Jokowi: Indonesia adalah rumah bagi kemajemukan
  4. Kongres Katolik yang dikelola negara Tiongkok dijadwalkan setelah Natal
  5. Rumah sakit Gereja berjuang mengatasi ketakutan warga tentang HIV
  6. Uskup tolak distribusi kondom di sekolah
  7. Organisasi mahasiswa lintas agama serukan kemajemukan NKRI
  8. Potret kehidupan dua pelajar SD di Indonesia
  9. Pemerintah Timor Leste dikritik ‘mengabaikan kaum difabel’
  10. KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati
  1. Merepotkan banyak pejabat... lain kali ditangani dan dilawan sendiri saja sebelu...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 10:20:27
  2. Setiap kali membaca ttg hukuman mati, ingat Mary Jane.. Untuk orang yang tidak b...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 09:33:17
  3. Aku ingin kuliah di Vietnam .aku tertarik dng negara itu .aktivitas ya tidak bed...
    Said Roby.chandra on 2016-12-06 23:11:33
  4. Alkitab bahasa kanayant...
    Said Dolina on 2016-12-04 20:38:14
  5. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  6. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  7. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  8. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  9. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  10. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
UCAN India Books Online