UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Orang muda impikan Tanah Papua yang damai

04/10/2012

Orang muda impikan Tanah Papua yang damai thumbnail

 

Dalam sebuah pertemuan yang diadakan belum lama ini di Papua muncul sebuah benang merah bahwa kalangan orang muda lintas agama ingin Tanah Papua yang damai, dan perlunya dialog terus menerus.

“Dialog Papua Tanah Damai bisa dimulai dari anak-anak mudanya, dan ini harus difasilitasi serta didorong oleh pemerintah daerah. Saya membaca bahwa teman-teman rindu bertemu untuk berbagi masalah dan solusi persoalan kebangsaan,” kata Romo Antonius Benny Susetyo dalam forum itu, yang diadakan oleh Kementerian Agama.

Menurutnya, pertemuan ini menjadi media berpikir dan berelasi di kalangan generasi muda untuk ikut membangun ke-Indonesia-an.

Di Papua, katanya, bukan persoalan agama, namun persoalan politik, kesejahteraan dan keadilan sosial serta penghargaan atas martabat orang Papua. Orang Papua memiliki ikatan kultural luar biasa yang tidak dipengaruhi persoalan perbedaan keyakinan.

Dialog dan berbagai kegiatan bersama, menurut imam itu,  perlu digiatkan untuk menciptakan budaya damai dan mencegah kekerasan, dan perdamaian ini perlu digerakan juga dari komunitas basis.

Ia mengatakan sebenarnya jalan dialog terus diupayakan oleh Pater Nelles Tebay sebagai solusi untuk mengatasi kekerasan.

Bupati Yapen Tony Tesar, yang juga menjadi pembicara dalam pertemuan itu, mengatakan Pemda Kepulauan Yapen “sangat mendukung apa yang dilakukan kementerian agama. Semoga ke depan ada kegiatan yang lebih besar yang bisa kita lakukan bersama, misalnya kemah kerja pemuda lintas agama.”

“Kita harus memberi kepercayaan pada pemerintah bahwa rakyat di daerah ini bisa hidup berdampingan secara damai dalam keragaman agama, ras, suku, etnis,” lanjutnya.

Ia mengakui, “Kita cukup beresiko dalam keadaan keberagamaan ini. Namun, kehidupan beragama adalah hak asasi dari setiap orang, sesuai dengan kepercayaannya.”

Yudi, Orang Muda Katolik, mengatakan, “Kita tidak perlu melihat perbedaan, tapi melihat kebersamaan. Kebersamaan ini sebagai persepektif satu bangsa, dan bukan soal agama.”

Sementara itu seorang pemuda Muslim mengatakan, “Kami bangga dan salut atas keragaman agama dan suku tidak pernah menjadi persoalan. Tidak ada keluhan yang saya rasakan dalam kehidupan yang beragam secara etnis dan agama di daerah ini.”

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kelompok Gereja berkampanye menentang eksekusi
  2. Karitas India bertemu membahas tantangan pendanaan
  3. Para delegasi OMK untuk WYD didesak berbagi iman dan cinta
  4. 14 terpidana mati akan dieksekusi pekan ini
  5. Mahasiswa Papua minta perlindungan
  6. Hukuman mati dalam pandangan Gereja Katolik
  7. Era tak beriman
  8. Negara bagian di India melarang anggur Misa
  9. PMKRI gelar Rakernas di Jayapura
  10. Gereja Katolik Banglades fokus pada orang awam
  1. Semoga berhasil ditiadakan.....
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 19:50:21
  2. Pengawasan dana desa?? Bukannya itu urusan pemerintah?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 17:08:38
  3. Jangan kareta kesalahan satu orang, ratusan orang dikorbankan. Kalau memang yang...
    Said brian on 2016-07-25 11:16:27
  4. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  5. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  6. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  7. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  8. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  9. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  10. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
UCAN India Books Online