UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Ribuan tunawisma adakan long march sejauh 350 kilometer tuntut hak mereka

04/10/2012

Ribuan tunawisma adakan long march sejauh 350 kilometer tuntut hak mereka thumbnail

 

Lebih dari 50.000 petani yang tidak memiliki tanah dan tunawisma dari seluruh India mulai mengadakan long march kemarin menuju New Delhi, ibukota negara itu, menuntut perumahan dan lahan pertanian.

Para pengunjuk rasa, termasuk orang-orang suku dan warga Dalit mulai berbaris dari Gwalior, sebuah kota di negara bagian Madhya Pradesh, India tengah.

Mereka akan menempuh jarak 350 kilometer dan diperkirakan akan tiba di New Delhi pada 28 Oktober.

“Pawai itu digelar akibat dari kegagalan pembicaraan yang intensif dengan pemerintah federal selama enam bulan terakhir tentang penyediaan lahan bagi mereka yang tidak memiliki lahan dan perumahan bagi para tunawisma,” kata PV Rajgopal, pendiri Ekta Parishad (Forum Persatuan), yang merupakan ujung tombak protes itu.

Forum ini adalah sebuah asosiasi dari sekitar 2.000 kelompok masyarakat yang memperjuangkan hak-hak warga suku.

Tuntutan pengunjuk rasa ‘termasuk tanah berukuran 37-56 meter persegi di atas lahan seluas hampir dua hektare bagi masing-masing keluarga tunawisma untuk membangun rumah dan ladang kecil.

Mereka juga menuntut pengadilan khusus untuk menyelesaikan sengketa tanah.

“Kami sangat setuju menandatangani kesepakatan dengan pemerintah, tetapi lobi-lobi dari pihak berpengaruh akan menghambat penyelesaian,” kata Rajgopal.

Dia menuduh bahwa pemerintah takut dengan kesepakatan tersebut karena akan melindungi tanah suku ketimbang kepentingan industri.

Menurut angka resmi, lebih dari 20 juta orang suku telah kehilangan tempat tinggal dan lebih dari 20,5 juta tercerabut dari tanah mereka menyusul akuisisi pemerintah untuk keperluan industri.

“Saat ini kami sedang melakukan aksi damai, tetapi jika pemerintah tidak menanggapi, hari ini bisa berubah menjadi kekerasan,” kata Rajgopal.

Kemarin, Menetri Pembangunan Pedesaan India Jairam Ramesh mencoba meyakinkan para pengunjuk rasa tidak melakukan long march.

Dia mengatakan kepada mereka pemerintah sedang mempertimbangkan tuntutan mereka dan akan melindungi kepentingan masyarakat adat.

Sumber: Thousands of homeless march on capital

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keuskupan Vietnam kecam tindakan represif terhadap demonstran
  2. Duta Besar Vatikan yang baru tiba di India
  3. Gereja warisan dalam bahaya, kata para ahli
  4. Pastor, biksu, dan umat awam berterima kasih atas harga obat murah
  5. Pendukung anti-hukuman mati melakukan perang salib di Kongres
  6. Tidak ada keadilan bagi minoritas Kristen di Pakistan
  7. Para petani organik beruntung dengan pasar yang dikelola Gereja
  8. Yesuit dukung bangun kembali sekolah setelah gempa Nepal
  9. Tergerak oleh belas kasih, sebuah paroki melayani orang miskin
  10. Renungan Hari Minggu Biasa VII/A bersama Pastor Bill Grimm
  1. Rama yth. Menurut iman saya, semua orang katolik punya kuasa mengusir setan.....
    Said markoes padmonegoro on 2017-02-06 12:43:43
  2. Adakah hubungan baik seperti ini? Mengapa ini bisa? Karena ada bahaya mengancam...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-03 13:57:52
  3. Tidak salah orang mempunyai harapan keselamatan seperti hal sederhana seperti in...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-02 21:30:20
  4. Ikut senang.....
    Said Jenny Marisa on 2017-02-01 14:16:51
  5. Filipina telah memilih sendiri pemimpinnya.. nampaknya mereka suka sifatnya yang...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-30 12:24:36
  6. Pada akhirnya Surabaya menjadi pionir untuk penutupan lokalisasi, Risma memulai,...
    Said Agustinus Utomo on 2017-01-29 02:09:19
  7. tidak bisa dimengerti aturan2 di Cina.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-28 15:40:09
  8. Mas bisa bantu kami ga buat pelayanan pekerjaan Tuhan di kalimantan?...
    Said Daniel Malonda on 2017-01-27 11:58:36
  9. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  10. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
UCAN India Books Online