UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Surat Einstein tentang Tuhan akan dilelang 30 miliar rupiah

05/10/2012

Surat Einstein tentang Tuhan akan dilelang 30 miliar rupiah thumbnail

 

Sebuah surat yang ditulis tangan oleh Albert Einstein setahun sebelum kematiannya, yang menceritakan tentang pandangannya mengenai agama, akan dijual di eBay pada bulan ini dengan lelang awal US$ 3 juta (sekitar Rp 30 milyar), demikian kata agen lelang tersebut belum lama ini.

Surat yang dikenal dengan Surat Tuhan ini sangat menceritakan pengalaman Einstein tentang Tuhan.

“Surat ini, menurut pendapat saya, sangat bersejarah dan mempunyai dampak kultur karena ini merupakan pemikiran seorang pribadi yang merupakan manusia tercerdas di abad 20,” kata Eric Gazin, presiden Auction Cause, agen yang menangani penjual surat tersebut di eBay, seperti dikutip jpost.com dan dilansir Jawaban.com.

Surat tertanggal 3 Januari 1954 itu, ditulis Einstein saat ia berada di Jerman.

“Kata “Tuhan” bagi saya tidak lebih dari sebuah ekpresi dan produk dari kelemahan manusia, Kitab Suci merupakan kumpulan hal-hal yang terhormat, tapi masih merupakan legenda primitif meskipun cukup kekanak-kanakan. Tidak ada penafsiran, betapapun tersamarnya, yang bisa menggantikan hal ini,” kata Einstein yang pernah meraih hadiah Nobel Bidang Fisika tahun 1921.

Awalnya surat itu dibeli dari Pelelangan Bloomsbury di London tahun 2008 sebesar US$ 404.000. Sejak saat itu surat tersebut disimpan di dalam ruangan dengan suhu yang diatur di sebuah lembaga umum. Sekarang dilelang dengan harga awal US$ 2 juta.

“Kami merasa bahwa itu harga awal yang masuk akal karena memberikan sejarah penting dan ketertarikan Einstein,” kata Gazin.

 

One Comment on "Surat Einstein tentang Tuhan akan dilelang 30 miliar rupiah"

  1. Frans Tantridharma on Sat, 6th Oct 2012 6:48 am 

    Jelas bahwa manusia mahluk lemah. Ia ada dan menjadi kuat berkat dukungan dan saling percaya satu sama lain. Mengapa tidak bersikap demikian thd Tuhan? Jelas pertanda melawan kenyataan diri dan sesama, yg buahnya saling menghancurkan di antara manusia sendiri sampai hari ini. Nasib manusia menjadi tragis, karena terjadi pemutarbalikan fakta objektif.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kisah mantan teroris yang kini menjadi penabur damai
  2. Katolik Bangladesh refleksi tantangan kehidupan keluarga
  3. Presiden Filipina mempertanyakan keberadaan Tuhan
  4. Uskup Maumere mengundurkan diri
  5. Uskup ’bawah tanah’ dipindahkan lagi ke wilayah terpencil
  6. Gereja Pasifik tetap dukung Papua kembali ke keluarga Melanesia
  7. Aktivis Filipina mengutuk pembunuhan pemimpin kelompok petani
  8. Umat Kristen peringati serangan bom bunuh diri di Gereja Peshawar
  9. Nasihat Pastor Fransiskan ini mengubah pandangan Jakob Oetama
  10. Anak muda perlu refleksi dan dekat dengan keluarga
  1. Sayang, dari sisi iman dia bukan tipe yang patut disegani. Dia memilih menjadi m...
    Said St.S.Tartono on 2016-09-29 08:56:46
  2. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  3. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  4. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  5. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  6. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  7. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  8. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  9. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
  10. Profisiat Mgr.... Semoga Tuhan sentiasa menaungi dan melindungi Bapa Uskup dalam...
    Said Permata on 2016-09-04 17:51:22
UCAN India Books Online