Keuskupan berikan pembekalan kepada pengurus Gereja dan amal Katolik paroki

08/10/2012

Keuskupan berikan pembekalan kepada pengurus Gereja dan amal Katolik paroki thumbnail

 

Keuskupan Bandung, Jawa Barat memberikan pembekalan kepada para anggota Pengurus Gereja dan Amal Katolik (PGAK) Paroki guna menggalang kerja sama terkait tugas dan kegiatan mereka.

Acara itu diadakan di aula Paroki Hati Kudus Yesus Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dihadiri anggota PGAK dan para pengurus Paroki Tasikmalaya dan Paroki St. Perawan Maria Yang Terkandung Tak Bernoda Garut, dua Paroki yang terletak di wilayah selatan Jawa Barat.

Agenda berupa sarasehan antar anggota PGAK kedua paroki itu yang diprakarsai Keuskupan Bandung bidang ekonom, yang dipimpin Romo Antonius Sulastijana.

Turut hadir para pastor dari kedua paroki itu dan para pengurus PGAK.

Para pengurus PGAK tersebut diberikan pembekalan dan pemahaman agar mereka bisa disegarkan kembali pengetahuan mereka tentang beberapa aspek penting termasuk hal-hal teknis, prosedural dan lainnya untuk melaksanakan tugas-tugas yang sudah ditetapkan.

Romo Anton mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan touring ke wilayah-wilayah keuskupan itu untuk memberikan pembekalan bagi pengurus PGAK.

Sebagai sebuah organisasi, PGAK diakui pemerintah dan oleh karenanya setiap paroki kembali disegarkan mengingat banyak pergantian kepengurusan yang baru.

Romo Anton mengatakan, beberapa hal penting perlu dijelaskan kembali agar timbul kesadaran untuk saling bekerjasama antara paroki-paroki dan keuskupan Bandung, termasuk tertib administrasi.

Ia mencontohkan, mulai belajar dan mengkoreksi kembali cara-cara penyusunan laporan dan perencanaan dari seluruh kegiatan paroki, menggambarkan bahwa pentingnya penataan rencana dan evaluasi dari langkah-langkah pastoral setiap paroki.

Sumber: Pertemuan PGAK




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Paham radikalisme sangat membahayakan bagi kaum minoritas dan tdk menutup kemung...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-30 01:41:03
  2. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  3. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  4. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  5. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  6. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  7. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  8. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  9. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  10. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
UCAN India Books Online