UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

PBB tidak dibutuhkan lagi di Timor Leste, kata perdana menteri

08/10/2012

PBB tidak dibutuhkan lagi di Timor Leste, kata perdana menteri thumbnail

Kay Rala Xanana Gusmao (Foto: timor-leste.gov.tl)

 

Perdana Menteri Timor Leste Kay Rala ‘Xanana’ Gusmao mengatakan mandat Misi PBB di Timor Leste (UNMIT, United Nations Integrated Mission in Timor Leste) tidak lagi dibutuhkan lagi dan tidak akan diperpanjang ketika misinya akan berakhir pada Desember.

Sebuah laporan singkat yang dibacakan pada Sidang Majelis Umum PBB ke-67 di New York, AS,  menyatakan keamanan nasional serta stabilitas politik dan sosial di Timor Leste telah membaik, kata Gusmao kepada wartawan di Dili setelah ia kembali dari New York pada Kamis.

“Rakyat Timor Leste tidak perlu misi PBB lagi. Tanggung jawab untuk menjaga keamanan nasional telah diserahkan kepada Kepolisian Nasional Timor Leste (PNTL, Policia Nacional de Timor-Leste),” katanya.

PNTL telah berperan penting dalam menegakkan hukum dan secara khusus menjaga keamanan selama pemilihan presiden pada Maret dan April serta pemilihan anggota parlemen pada Juli, kata Gusmao.

Dia mengatakan dia telah menjelaskan di New York bahwa Timor Leste sekarang memiliki lebih sedikit divisi sosial atau politik ketimbang negara-negara lain.

Namun, tidak semua warga Timor Leste setuju dengan pendapat perdana menteri itu.

Analis politik lokal Ermelindo das Neves Mendonca menyambut baik pernyataan Gusmao, tetapi ia menyadari bahwa bantuan luar negeri masih penting bagi pembangunan negara itu.

Timor Leste, yang menjadi sebuah negara merdeka 10 tahun lalu, “masih belum memiliki banyak sumber daya dan perlu dukungan kebutuhan dari negara-negara lain,” katanya.

Nelson Belo, direktur Fundasaun Mahein, sebuah LSM yang mengadvokasi masalah pertahanan dan keamanan, juga memberikan komentar, dengan mengatakan situasi keamanan di negara itu belum menjamin bila pasukan PBB ditarik semua.

“Kami masih membutuhkan pasukan penjaga perdamaian PBB, tapi bukan misi politiknya,” katanya.

UNMIT dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB sesuai dengan Resolusi 1704, yang diterapkan pada 25 Agustus 2006.

Dewan itu mengamanatkan UNMIT untuk mendukung pemerintah dan instansi terkait dengan maksud untuk mengkonsolidasi stabilitas, meningkatkan sebuah pemerintahan demokratis dan memfasilitasi dialog politik.

Sumber: UN no longer needed, says premier

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. SBY dinilai gagal membebaskan perempuan dari kemiskinan
  2. Pemerintah berpihak pada FPI menentang pernikahan beda agama
  3. Para uskup isyaratkan untuk mengubah dokumen akhir Sinode
  4. Tokoh JIL Ulil Abshar Abdalla dilarang masuk Malaysia
  5. Romo Benny: Basuki harus dialog dengan para penentangnya
  6. Negara tidak boleh diam terkait aksi anarkis berbau agama
  7. Pengadilan Pakistan pertahankan hukuman mati terhadap seorang ibu Kristen
  8. Uskup Agung Karachi: Kasus Asia Bibi menunjukkan intoleransi bertumbuh
  9. Singapura menjadikan Tahun Evangelisasi Baru untuk Bunda Maria
  10. Kekerasaan terhadap anak meningkat, negara alpa
  1. Jokowi-JK bersumpah pegang teguh UUD 1945
  2. Uskup Agung Kuala Lumpur fokus pada kaum muda
  3. Fransiskan India memerangi kekerasan terhadap perempuan
  4. Uskup Peraih Nobel Perdamaian doakan Jokowi-JK dalam Surat Terbuka
  5. Para pemimpin agama ASEAN bahas perdamaian
  6. SBY dinilai gagal membebaskan perempuan dari kemiskinan
  7. Anggota Kongres AS: Ada ‘jurang besar’ di antara pemerintah Tiongkok dan Gereja Katolik
  8. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  9. Pengadilan Pakistan pertahankan hukuman mati terhadap seorang ibu Kristen
  10. Negara tidak boleh diam terkait aksi anarkis berbau agama
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online