
Paus Benediktus XVI membuka sinode para uskup dari seluruh dunia pada hari Minggu, hanya 24 jam setelah kepala pelayannya dihukum penjara 18 bulan akibat mencuri dokumen rahasia dari Vatikan.
Banyak pengamat Vatikan mengatakan hal itu tidak merupakan suatu kebetulan bahwa pengadilan terhadap Paolo Gabriele, salah satu skandal terbesar menghantam Takhta Suci selama bertahun-tahun, berakhir dengan sebuah kesimpulan yang tertata rapi pada hari sebelum memulai sinode selama tiga pekan.
Para tokoh senior Vatikan merasa khawatir dengan sidang itu, yang hanya empat kali sidang yang berlangsung kurang dari 10 jam, ditangani dengan cepat sehingga Paus dapat berkonsentrasi pada sinode dan peringatan 50 tahun Konsili Vatikan II, yang mereformasikan aspek-aspek penting dari Gereja Katolik Roma.
Salah satu surat kabar Italia, Corriere della Sera, menerbitkan sebuah daftar terdiri dari 10 pertanyaan yang belum terjawab tentang tindakan kepala pelayan itu dan bocornya dokumen rahasia tersebut, termasuk apakah pelayan itu telah melakukan kesepakatan dengan Vatikan agar ia tidak berbicara bebas terkait skandal tersebut dengan memberi hukuman seringan mungkin.
Fakta bahwa ayah dari tiga anak itu mulai mencuri dokumen kepausan sejak tahun 2006, tetapi aneh aksinya baru mulai diketahui tahun lalu, kata surat kabar itu.
Sidang itu gagal menyelidiki motif sebenarnya di balik pencurian dokumen tersebut.
Dalam sebuah wawancara televisi anonim sebelum penangkapannya pada Mei lalu ia mengatakan “sekitar 20″ orang di Vatikan terlibat dalam perang salibnya untuk menentang “kejahatan dan korupsi” di jantung Gereja itu.
Selama persidangan ia mengatakan kepada panel dari tiga hakim Vatikan: “Aksi itu bukan hanya saya yang memberikan dokumen kepada media dalam beberapa tahun terakhir.”
John L. Allen, seorang analis Vatikan dan koresponden senior untuk National Catholic Reporter di Amerika Serikat, mengatakan kepada The Daily Telegraph: “Ini sangat jelas bahwa mereka ingin sidang itu selesai sebelum memulai sinode.”
Sumber: Vatileaks trial left many more questions than answers
‘Statesman Award’ untuk Presiden SBY: Bulan di atas kuburan
Vatikan tolak klaim bahwa Paus melakukan upacara pengusiran setan
Era reformasi, intoleransi meningkat