Umat lintas agama adakan doa bersama untuk perdamaian

08/10/2012

Umat lintas agama adakan doa bersama untuk perdamaian thumbnail

 

Sekitar seribu orang dari berbagai agama dan aliran kepercayaan menggelar doa bersama di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Badjra Sandi Renon di Denpasar pada Sabtu (6/10).

“Kami menyerukan kepada pemuka-pemuka agama seluruh Bali melalui lembaga-lembaga umat memberikan seruan perdamaian yang digemakan melalui gereja, melalui pura, wihara, dan masjid,” jelas Made Aripta Wibawa, ketua panitia acara itu.

Doa bersama tersebut merupakan serangkaian kegiatan Gema Perdamaian ke-10 dalam upaya menggemakan semangat perdamaian ke seluruh dunia. Dengan doa bersama juga diharapkan mampu menetralisir energi negatif sehingga perdamaian tercipta di dunia serta  muncul sikap saling menghormati tanpa membedakan suku, ras dan agama.

Made Aripta menjelaskan seruan perdamaian dalam kegiatan gema perdamaian tahun ini tidak saja dilakukan dengan doa bersama tetapi juga melalui lembaga-lembaga keagamaan di Bali.

Sedangkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap seruan perdamaian dari Bali tersebut mampu menjadi bibit-bibit perdamaian di berbagai negara di dunia.

“Bibit-bibit untuk tidak damai, itu selalu ada di tengah-tengah kita, rasa ingin benar sendiri, rasa ingin besar sendiri, keserakahan akan nama baik dan pujian dan kekayaan, menebarkan kebencian antar umat manusia masih selalu terjadi,” ungkap Mangku Pastika.

Ia menambahkan, “Kita patut merasa bangga, karena kita berada di pulau Dewata, pulaunya para dewa, kita hidup di pulau surga, oleh karena itu marilah kita memberikan contoh kepada seluruh umat manusia akan semangat damai itu. Hari ini kembali kita menggemakan perdamaian dari Bali ke seluruh dunia.”

Puncak acara gema perdamaian selain diisi dengan doa bersama juga diisi dengan penyalaan obor perdamaian, pelepasan burung merpati serta balon warna-warni sebagai simbol kebebasan dan keberagaman. (Dari berbagai sumber)

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pemimpin lintas agama mendoakan para pahlawan di rumah Aung San Suu Kyi
  2. Sr. Sesilia Ketut SSpS menjadi harapan warga yang mengungsi dari Timor-Leste
  3. Siswi Sekolah Katolik demo menentang pembunuhan karena narkoba
  4. RUU ‘Pelindungan Umat Beragama’ membahayakan kalangan minoritas
  5. Renungan Minggu XVI Tahun A – 23 Juli 2017
  6. Orang Kristen di Bangladesh diminta lebih terlibat dalam politik
  7. Menyita paspor terpidana pedofilia adalah langkah tepat 
  8. Umat Katolik Hong Kong mengenang Liu Xiaobo dalam Misa Requiem
  9. Koleksi buku Katolik milik Soekarno tersimpan rapi di Bengkulu
  10. Keluarga Katolik Pakistan melarikan diri setelah tuduhan penistaan
  1. imbauan KPK kpd GK spy mengaudit keuangan gereja lebih diharapkan agar menjadi c...
    Said Patricius HBK on 2017-07-21 13:49:20
  2. Dalam artikel diatas sama sekali tidak disebut diiaudit oleh KPK tapi ditekankan...
    Said anton widjaja on 2017-07-21 13:17:16
  3. Saya kurang setuju bila KPK mengaudit, karena bukan badan atau kantor di pemerin...
    Said Jumtu Bagus on 2017-07-21 11:10:19
  4. KPK,gak boleh asa bergerak kesemua arah,fokus kepada keuangan negara,karena keua...
    Said ROSSY on 2017-07-21 10:28:53
  5. bukan diaudit oleh KPK tetapi diaudit oleh tim yg dibentuk oleh gereja sendiri /...
    Said Yanto Lamawato on 2017-07-21 10:01:03
  6. Absolute power corrupts absolutely Ingat. Runtuhnya kekuasaan gereja Katolik ...
    Said anton widjaja on 2017-07-21 07:26:18
  7. Jadi semakin yakin ada yang tidak beres dg keuangan paroki Kristoforus....
    Said anton widjaja on 2017-07-21 07:23:17
  8. Tidak bermaksud menghalang-halangi niat/usulan KPK dalam rangka pelaksanaan audi...
    Said Alex on 2017-07-21 06:53:41
  9. Audit keuangan GEREJA itu penting utk transparansi yg akan membuat Jemaat/Umatme...
    Said Alexander Katuuk on 2017-07-20 20:59:10
  10. Audit keuangan di tubuh gereja penting utk menunjukkan tanggung jawab para penge...
    Said Don Suban Garak on 2017-07-20 19:12:24
UCAN India Books Online