Yogyakarta kembangkan Kelurahan Siaga Peduli HIV/AIDS

08/10/2012

Yogyakarta kembangkan Kelurahan Siaga Peduli HIV/AIDS thumbnail

 

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mulai mengembangkan Kelurahan Siaga Peduli HIV/AIDS, dengan tujuan agar penyebaran penyakit tersebut bisa lebih dipantau dan masyarakat tidak lagi memiliki stigma negatif terhadap penderitanya.

“Kami sudah mulai memberikan pelatihan kepada kader-kader di seluruh kelurahan siaga selain memberikan pengetahuan tentang segala sesuatu mengenai HIV/AIDS misalnya penularannya dan cara pencegahannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Tuty Setyowati di Yogyakarta, Minggu, seperti dilansir antara.

Menurutnya, dengan adanya pengembangan kelurahan siaga menjadi kelurahan yang peduli HIV/AIDS, maka diharapkan informasi mengenai penyebaran penyakit tersebut dapat dideteksi dengan lebih cepat karena setiap kelurahan siaga memiliki pusat informasi kesehatan kelurahan (PIKK).

Data Dinas Kesehatan menunjukkan terdapat sebanyak 515 penyandang HIV/AIDS tahun 2012 atau mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya sebanyak 450 orang.

“Pintu gerbang utama terjadinya peningkatan penderita HIV/AIDS adalah dari penyalahgunaan narkoba. Dari masing-masing kelurahan siaga tersebut juga akan dilatih para penjangkau agar jumlah penderita HIV/AIDS tidak semakin bertambah,” kata Tuty.

Sementara itu, Ketua Kelurahan Siaga Gunungketur, Kecamatan Pakualaman Tri Kusumo Bawono mengatakan, kader kesahatan di kelurahan tersebut sudah menjalani pelatihan untuk mengenal cara penularan, pencegahan dan penanganan HIV/AIDS.

“Kalau ditemukan ada kasus HIV/AIDS di wilayah, maka kader akan melaporkan ke pihak yang berwenang. Sistem ini yang akan kami bentuk,” katanya.

Meskipun demikian, ia tidak memungkiri apabila masih ada stigma negatif dari masyarakat kepada penderita HIV/AIDS sehingga masyarakat cenderung menjauhi penderita.

“Kami akan terus berupaya agar masyarakat memiliki pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS,” katanya.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  2. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  3. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  4. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  5. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  6. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  7. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  8. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  1. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  2. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  3. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  4. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  5. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  6. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  7. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  8. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  9. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  10. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online