UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Unika Atma Jaya desak Presiden bela KPK

09/10/2012

Unika Atma Jaya desak Presiden bela KPK thumbnail

 

Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya menyatakan memberi dukungan moral pada upaya pemberantasan korupsi dengan salah satunya mendesak Presiden Republik Indonesia membela Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Meminta presiden baik sebagai Kepala Negara maupun sebagai kepala pemerintahan secara tegas menyatakan posisinya untuk membela KPK,” kata Rektor Universitas Katolik Atma Jaya, Lenny Pandjaitan saat membacakan pernyataan sikap kampusnya, di Jakarta kemarin.

Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPKM) Atma Jaya, Prasetyantoko, Presiden seharusnya menyatakan dukungan eksplisit terhadap perseteruan Polisi dan KPK.

Dia menganggap keadaan pemberantasan korupsi sudah begitu genting, terlebih lagi setelah upaya jemput paksa penyidik KPK oleh polisi Jumat malam pekan lalu.

Selain mendesak Presiden RI, Universitas Atmajaya juga menyatakan akan mendukung KPK dalam mendapatkan legitimasi legal secara penuh dalam memberantas korupsi.

Mereka juga menolak pelemahan KPK, serta mengajak seluruh elemen masyarakat sipil khususya kampus-kampus lain untuk ikut menyatakan dukungannya.

“Kita ingin berantas korupsinya, bukan institusinya,” kata Prasetyantoko.

Pernyataan sikap universitas ini langsung diserahkan kepada KPK kemarin. Selain Atma Jaya, dukungan serupa juga dikemukakan beberapa kampus di Indonesia, salah satunya Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Sementara itu secara terpisah Ketua Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt Andreas Anangguru Yewangoe menyatakan, Gereja mendukung semua pihak yang bernazar dan bekerja menumpas korupsi di Tanah Air.

Perbuatan korupsi merampas hak hidup masyarakat miskin yang semestinya diberdayakan. Dalam konteks itu, ia mengingatkan misi gereja membela yang lemah dan tertindas,” kata Yewangoe ketika memberi materi dalam Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia ke-33 di Manado, Selasa (9/10/2012).

“Hari ini kami mendukung KPK dalam pemberantasan korupsi. Kami juga mendukung Kejaksaan dan Polri apabila mereka membenahi diri dan serius menumpas korupsi. Korupsi sudah akut,” katanya.

Ia berharap setiap pekerjaan baik memberantas kejahatan hendaknya mendapat dukungan seluruh rakyat Indonesia tak terkecuali jemaat Gereja yang bernaung di bawah PGI.

Sumber: antara, kompas, atmajaya.ac.id

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  2. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  3. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  4. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  5. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  6. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  7. Alkitab dengan kata 'Allah' akan dilarang di Semenanjung Malaysia
  8. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  9. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  10. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  1. Myanmar melemparkan tanggung jawab terkait krisis manusia perahu
  2. Polisi tahan peserta aksi damai di Papua
  3. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  4. PBB ingatkan Myanmar terkait empat RUU tentang ‘ras dan agama’
  5. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  6. Karitas kecam pembubaran ‘tidak manusiawi’ terhadap protes damai petani
  7. Jesuit Asia Selatan menekankan pentingnya rasa kepedulian terhadap Rohingya
  8. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  9. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  10. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes ‘tekanan’ internasioal terkait Rohingya
  1. Kalaupun bantuan itu merupakan "first aid", sudah menolong juga. Ada yang menye...
    Said on 2015-05-28 07:14:00
  2. Beberapa daerah gelombang panas. Apakah daerah lain dapat membantu dengan member...
    Said on 2015-05-28 06:51:00
  3. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  4. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  5. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  6. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  7. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  8. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  9. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  10. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
UCAN India Books Online