UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Buruh perempuan yang dituduh teroris dibebaskan

09/10/2012

Buruh perempuan yang dituduh teroris dibebaskan thumbnail

 

Seorang buruh perempuan yang dituduh sebagai pelaku teror lantaran mengirim SMS ancaman kepada perusahan tempat ia bekerja, akhirnya dibebaskan oleh polisi pada hari Sabtu (6/9), akibat muncul desakan dari serikat pekerja, LSM, anggota DPR dan Komnas HAM.

Polisi mengabulkan surat permohonan penangguhan penahanan yang diberikan pihak yang menuntut pembebasan Omih Bintih Saanen, buruh berusia 28 tahun tersebut. Namun, ia masih dikenakan wajib lapor ke polisi setiap hari Senin dan Kamis guna kepentingan penyidikan dan pengawasan.

Sebelumnya Omih, sapaanya, ditahan di LP Wanita Tangerang sejak 29 September menyusul laporan perusahan PT Panarub Dwikarya (PDK) – produsen sepatu bemerek Adidas, Specs dan Mizuno – tentang SMS yang ia kirim pada 14 September kepada pihak manajemen perusahan, isinya, “Hati-hati untuk yang di dalam PDK, malam ini sedang dirakit bom untuk meledakan PDK esok hari”.

“Omih mengirim sms tersebut karena hilaf. Tidak ada niat untuk melakukan teror, pada waktu itu Omih sangat kesal terhadap perusahaan yang tidak mengizinkan cuti ketika anak saya sakit dan akhirnya meninggal,” tuturnya dalam jumpa pers di Kantor LBH Sabtu lalu.

Rudi Daman, Ketua Umum Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI), yang mengkordinir upaya pembebasan Omih ketika dihubungi hari ini mengatakan, anak perempuan Omih meninggal dalam usia 2 dua tahun karena sakit dan Omih tidak bisa merawatnya karena tidak pernah mendapatkan izin dari perusahan untuk meninggalkan pekerjaan padahal jelas saat itu ada keterangan dari dokter bahwa anaknya sakit dan sedang dirawat.

Daman juga menjelaskan, Omih juga kesal atas PHK secara sepihak 1.3000 buruh pada 12 Juli lalu oleh perusahan, termasuk dirinya, akibat aksi mogok kerja memprotes buruknya manajemen kerja.

Akibat SMS-nya itu, Omih kemudian dituduh telah melakukan pelanggaran pidana teror serta Undang-Undang  Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Daman menilai, penahanan itu merupakan upaya kriminalisasi.

“Bukannya memenuhi tuntutan para buruh, pihak manajemen perusahan justru melakukan PHK besar-besaran,” kata Daman.

Ia mengkritik polisi yang tidak memproses pihak perusahan terhadap tindakan PHK yang mencabut hak-hak buruh.

“Polisi malahan melakukan tindakan berlebihan (excessive of power) yang menempatkan Omih sebagai teroris serta melakukan penahanan. Padahal Omih merupakan korban dari pelanggaran HAM dan kesewenang-wenangan perusahan”.

Ryan Dagur, Jakarta




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Doa untuk perdamaian dan persatuan di Pakistan
  2. Perdana Menteri Portugal ‘pulang’ ke Goa
  3. Bisakah perempuan berperan lebih besar dalam mengakhiri konflik di Myanmar?
  4. Presiden Duterte berterima kasih kepada Paus Fransiskus
  5. Renungan Hari Minggu Biasa III/A bersama Pastor Bill Grimm
  6. Gereja Katolik Banglades berkabung atas wafatnya imam misionaris Italia
  7. Gereja Sri Lanka menetapkan 2017 sebagai Tahun Santo Joseph Vaz
  8. Upaya terus dilakukan guna menyelamatkan orang muda Timor Leste dari HIV
  9. Tiongkok jauh dari ‘Model Vietnam’ dalam hubungan dengan Takhta Suci
  10. Katolik dan Protestan di Korea Selatan menyerukan dialog berkelanjutan
  1. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  2. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
  3. Yang saya salut dg agama2 asli Indonesia ini adalah kedamaiannya,...
    Said Surromenggala on 2017-01-13 06:19:39
  4. mas gre,bs kah membantu kami unt perobatan istri.setelah cek lab ada gangguan gi...
    Said nehemia tumanggor on 2017-01-07 14:45:59
  5. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  6. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  7. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  8. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  9. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  10. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
UCAN India Books Online