UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

FPI protes wagub pimpin lembaga Islam

09/10/2012

FPI protes wagub pimpin lembaga Islam thumbnail

 

Ratusan orang dari Front Pembela Islam (FPI) berdemo di depan Gedung DPRD DKI Jakarta menuntut SK Gubernur DKI Jakarta yang mengatur wagub  memimpin 12 lembaga, termasuk lembaga Islam untuk ditinjau.

Dalam aksi mereka Selasa (9/10) mereka mempertanyakan SK tersebut menyusul terpilihnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai wagub DKI periode 2012-2017.

“Kami meminta diskusi kedudukan SK yang berkenaan dengan tugas-tugas wagub. Kenapa kita adakan begini karena kita tahu wagub kita non Muslim. Tugas wagub adalah bahwa wagub DKI memiliki 12 tugas, yang secara langsung melekat pada jabatannya,” ujar Jafar Shiddiq, jubir DPD FPI Jakarta, seperti dilansir detik.com.

Tugas Wagub antara lain sebagai ketua badan pembina lembaga bahasa ilmu Alquran, ketua dewan pembina lembaga pengembangan Tilawatil Quran, ketua dewan pertimbangan Badan Amil Zakat, Infaq dan Sedekah, ketua dewan pembina Badan Pembina Perpustakaan Masjid Indonesia, ketua badan pembina Koordinasi Dakwah Islam, ketua dewan penasihat Dewan Masjid Indonesia, ketua dewan pembina Jakarta Islamic Center, dan ketua dewan penasihat Forum Kerukunan Umat Beragama.

Karena tugas yang secara langsung melekat pada Ahok, Jafar meminta penundaan pelantikan wagub.

Pihaknya juga meminta ketua DPRD DKI Jakarta mencabut semua PP Daerah Provinsi DKI Jakarta yang mengatur jabatan melekat wagub di lembaga Islam tersebut.

“DPRD DKI juga harus membuat perda larangan bagi non Muslim memegang jabatan apa pun dalam lembaga Islam yang berada dalam pemprov DKI,” ucapnya.

Sekadar diketahui, 12 jabatan wagub ex officio itu tertuang dalam SK Gubernur DKI Jakarta sebagai implementasi pasal 26 huruf F Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang telah mengatur tugas-tugas wakil gubernur.

Sementara itu Direktur Eksekutif Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid menilai protes Front Pembela Islam (FPI) yang mendesak penundaan pelantikan Jokowi-Ahok sebagai pasangan gubernur DKI Jakarta hanya upaya memperlambat proses demokrasi yang terjadi di Jakarta.

“Masyarakat kita sudah cerdas dan makin rasional dalam berpolitik. Cara seperti itu hanya berkutat dalam perbedaan agama, saya kira kita hanya membuang peluang untuk membangun Jakarta ke arah yang positif,” ujar Usman Hamid dalam sebuah acara diskusi di Jakarta, Selasa 9 Oktober 2012, seperti dilansir vivanews.com.

Menurut Usman, protes yang disampaikan oleh ormas Islam tersebut dianggap berlebihan, sebab masalah Ahok hanya menyangkut administrasi yang bersifat struktural.

 

  • http://www.facebook.com/frans.tantridharma Frans Tantridharma

    Sulitnya menjadi manusia tulus. Niat baik tentu diterima baik. Selalu ada tantangan untuk menjadi pemimpin yg sejati.

  • LUSIUS

    mentalitas budak a la fpi

  • http://www.facebook.com/jeffreywinmart Jeffrey Winmart Giovany Paulus

    Mari kita lihat bagaimana perkembangan demokrasi Indonesia yang sedang diuji

  • http://www.facebook.com/Haulgan Haulian Siallagan

    inilah musuh bangsa yang sesungguhnya yang jauh lebih berbahaya dari komunis, yang dipelihara oleh Pemerintah untuk melanggengkan kedudukannya…

  • Ltumuka

    Ngapain segalah sesuatu harus dijadikan masalah? pemilihan gubernur non muslim dibuat masalah, malahan organisasi yang harus diemban tugaskan juga harus dibuat masalah. Itu kan soal mekanismenya.., karena pk Ahok telah terpilih wajib menjalankan peraturan yang sudah ada. Tinggal bagaimana pk Ahok memilih orang untuk membantunya pada urusan tersebut. Ngapain peratutran harus mdirubah lantara wakil gubernurnya non mulim? lalu ngapain peraturan tersebut dibuat jika negara kita ini negara yang berlandaskan pancasila? itu kan konyol namanya. Jika peraturan dibuat berarti tahu juga konsekwensinya. Yang jelas siapapun berhak memimpin negara ini.

  • NKRI

    FPI sudah seharusnya dengan tegas harus dibubarkan!!!!!! karena ini adalah FRONT PENGHANCUR INDONESIA

  • wage subiantoro

    Berikan kesempatan yang positif kepada pemimpin terpilih untuk mengemban tugasnya supaya mereka dapat bekerja dan memajukan bangsa Indonesia, khususnya Jakarta. Jangan diprotes atau didemo melulu. Masih mending kalo demo masak, habis lapar langsung bisa makan. tapi kalo demonya teriak-teriak dan ngrusak sana-sini, wah bisa kacau dunia persilatan.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Waspadalah terhadap terorisme 'bersarung tangan putih', kata Paus kepada biarawati dari Tanah Suci
  2. Kanonisasi dua biarawati asal Palestina mendorong perdamaian
  3. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  4. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  7. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  8. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  9. Dari pengungsi menjadi pengacara hak asasi: Mengapa kita harus membantu Rohingya
  10. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  1. Dari pengungsi menjadi pengacara hak asasi: Mengapa kita harus membantu Rohingya
  2. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  4. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  5. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  6. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  7. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  8. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  9. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  10. Indonesia dan Malaysia sepakat bantu imigran Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online