UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Pemerintah Filipina dan Islam Moro akan tandatangani perjanjian damai

09/10/2012

Pemerintah Filipina dan Islam Moro akan tandatangani perjanjian damai thumbnail

 

Pemerintah dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF, Moro Islamic Liberation Front) mencapai terobosan besar pada Minggu dengan membuat “kerangka kerja perjanjian damai” untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung hampir empat dekade di Mindanao yang telah menewaskan lebih dari 120.000 orang.

“Kami telah menunggu hal ini selama bertahun-tahun,” kata Ghadzali Jaafar, wakil ketua MILF untuk bidang politik.

Dalam pidato hari Minggu Presiden Benigno Aquino mengumumkan bahwa Bangsamoro (bangsa Moro) akan diganti dengan Wilayah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM, Autonomous Region in Muslim Mindanao).

Aquino menjelaskan ARMM, yang dibentuk tahun 1989 oleh ibunya, Mantan Presiden Corazon Aquino, adalah sebuah “eksperimen yang gagal.”

Dia mengatakan perjannjian baru itu akan membuka jalan menuju “perdamaian final dan abadi di Mindanao” dan “semua mantan anggota kelompok separatis untuk tidak lagi bercita-cita mendirikan negara terpisah.”

“Ini berarti bahwa tangan yang pertama kali  memegang senapan akan menggunakannya untuk mengolah  tanah, menjual produk, dan membuka pintu kesempatan,” kata Aquino.

Jaafar mengatakan masyarakat Moro “bahagia” dengan perjanjian tersebut.

Perjanjian tersebut membentuk sebuah “komisi transisi” yang terdiri dari 15 anggota yang akan membahas rincian perjanjian itu dan membuat rancangan undang-undang demi entitas politik Bangsamoro dalam dua tahun.

MILF harus membuat sebuah “program berjangka” untuk membubarkan pasukan dan menonaktifkan senjata mereka, kata perjanjian itu, tanpa menentukan jadwal.

Para pejabat pemerintah mengatakan perjanjian ini diharapkan akan ditandatangani di Manila pada 15 Oktober.

Presiden Aquino mengatakan pembentukan entitas politik baru itu harus melewati Kongres dan referendum untuk memastikan semua pemangku kepentingan akan terlibat dalam proses sebelum hal itu diterapkan.

Presiden menjelaskan kesepakatan itu sebagai peta jalan untuk mendirikan entitas politik baru yang akan diatur oleh umat Muslim di negara mayoritas Katolik itu.

Para pemimpin  Gereja Katolik menyambut baik berita itu, dengan mengatakan perjanjian itu adalah langkah untuk mencapai perdamaian di Mindanao.

“Kita telah banyak menderita dan setiap langkah kecil untuk perdamaian adalah tanda harapan untuk perdamaian,” kata Uskup Martin Jumoad dari Basilan. Namun, ia mengatakan masyarakat hendaknya dibimbing untuk menjalankan perjanjian tersebut.

“Kita harus waspada …. Harus ada pendidikan total,” kata prelatus itu. “Saya berharap ada penghormatan agama dalam Bangsamoro ini,” tambahnya.

Uskup Agung Orlando Quevedo dari Cotabato menyebut kerangka kerja perjanjian tersebut merupakan “puncak” dari “jalan yang panjang dan sulit menuju perdamaian.”

Ia mengatakan ia berharap perjanjian damai yang lebih permanen adalah “kesabaran, niat yang tulus, dan transparansi.”

Amerika Serikat juga menyambut baik perjanjian tersebut.

“Keberhasilan pelaksanaan perjanjian ini akan meningkatkan keamanan, stabilitas, dan pembangunan bagi rakyat Mindanao,” kata Duta Besar AS Harry Thomas Jr dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan Amerika Serikat “akan terus mencari cara-cara untuk mendukung rakyat Mindanao sehingga mereka mempercepat pertumbuhan secara luas dan inklusif.”

Para pejabat Malaysia termasuk Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak
memfasilitasi pembicaraan damai tersebut.

Sumber: Real chance of peace as landmark deal is signed

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Di Cina banyak salib diturunkan dari gereja
  2. Koalisi untuk advokasi kepemimpinan perempuan gugat revisi UU MD3
  3. Paus Fransiskus kirim salam kepada Presiden Xi saat melewati wilayah Cina
  4. Paus ingatkan 'kanker' keputusasaan dalam Misa di Daejeon
  5. Umat Katolik Myanmar menyatakan dukungan kepada Suu Kyi
  6. Paus minta Sekjen PBB mengambil tindakan di Irak
  7. Tes rudal Korea Utara mendahului pesan perdamaian Paus Fransiskus
  8. Paus desak kaum muda Katolik Asia menjaga iman dan identitas nasional mereka
  9. Paus Fransiskus akan menghadapi hambatan untuk diplomasi di Korea
  10. Profesor perempuan pertama Papua terima penghargaan
  1. Apakah Cina kehilangan pesan niat baik Paus Fransiskus?
  2. Para uskup Filipina luncurkan petisi ‘pork barrel’
  3. Koalisi untuk advokasi kepemimpinan perempuan gugat revisi UU MD3
  4. PGI tolak PP aborsi
  5. Paus imbau AS akhiri serangan di Irak
  6. Komnas PA: Awasi pergaulan dan perkembangan anak
  7. Paus Fransiskus berharap segera mengunjungi Cina
  8. Uskup di Myanmar menyerukan perdamaian
  9. Dewan Pers bentuk pedoman peliputan terorisme
  10. Sekolah untuk siswa lintas agama menjadi model toleransi
  1. Tiada orang dari golongan apapun yang dilupakannya...Motto untuk Asian Youth Day...
    Said on 2014-07-27 11:04:00
  2. Sebelum pengikut muhammad menyebut "allah", kristen arab sudah menggunakan kata ...
    Said umat on 2014-07-26 06:05:00
  3. sembuhkan!...
    Said tuhan on 2014-07-25 02:51:00
  4. Semestinya bisa dihindarkan. Mengapa suster membiarkan anak itu tinggal sendiri...
    Said on 2014-07-22 07:06:00
  5. Penderitaan mereka mengapa tak kunjung berakhir.. Sudah sampai urgensi, sebaikny...
    Said on 2014-07-22 07:01:00
  6. Jelas kalau Jokowi mempunyai pandangan dan niat yang sama (dengan bapak Uskup). ...
    Said on 2014-07-22 06:54:00
  7. Semakin banyak larangan... mau mempersempit hidup orang yang hanya mau berdoa. ...
    Said on 2014-07-20 08:25:00
  8. Selamat menjalankan tugas baru Mgr...
    Said Adonia Sihotang on 2014-07-19 23:27:00
  9. Sudah terlalu sering terdengar protes atas pernyataan yang menyudutkan islam seb...
    Said pluralis on 2014-07-18 04:28:00
  10. Paus Emeritus Benediktus baru tahun lalu diganti oleh Paus Fransiskus. Beliau t...
    Said on 2014-07-16 08:11:00
UCAN India Books Online