UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Upah 15.000 pekerja tidak dibayar akan dilaporkan ke Dewan HAM PBB

09/10/2012

Upah 15.000 pekerja tidak dibayar akan dilaporkan ke Dewan HAM PBB thumbnail

 

Upah bagi sekitar 15.000 orang suku telah ditolak akibat pekerjaan yang mereka lakukan termasuk dalam program utama pemerintah federal untuk pekerjaan di pedesaan. Para aktivis atasnama mereka berencana membawa kasus itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

The Mahatma Gandhi National Rural Employment Guarantee Act adalah sebuah peraturan yang menjamin pembayaran untuk 100 hari kerja per tahun bagi orang yang kehilangan pekerjaan di pedesaan, tetapi pihaknya mengklaim bahwa pemerintah negara bagian Madhya Pradesh tidak membayar para pekerja dari April 2011 hingga Maret 2012.

“Para pekerja tidak dibayar upah hampir setahun lalu. Hal itu merupakan pelanggaran hak asasi manusia serius dan masalah itu akan dilaporkan ke Dewan HAM PBB,” kata Avinash Pandey dari AHRC (Asian Human Rights Commission), yang mengunjungi wilayah itu pekan lalu.

Dia menuduh pemerintah negara bagian itu melanggar hak-hak warga suku dan merampas mata pencaharian mereka.

Laporan AHRC diharapkan disampaikan kepada PBB pada 15 Oktober.

Setelah serangkaian protes, pemerintah negara bagian itu bulan lalu menyalahkan pemerintah federal karena gagal untuk mengkucurkan dana yang diperlukan, tetapi Menteri Pembangunan Pedesaan Pemerintah Federal Jairam Ramesh mengatakan negara bagian itu memiliki kelebihan dana sebesar enam miliar rupee (US$ 19.186.500) dan bisa menerapkannya hingga Januari 2013.

Aktivis sosial Madhuri Ben menjelaskan bahwa 15.000 orang yang belum dibayar upah mereka hanya di Barwani, salah satu dari 50 distrik di Madhya Pradesh, dan bahwa jumlah tersebut kemungkinan lebih tinggi.

Sumber: Wages of 15,000 tribal workers go unpaid

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus doakan korban gempa di Aceh
  2. Renungan Hari Minggu Adven III/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Jokowi: Indonesia adalah rumah bagi kemajemukan
  4. Kongres Katolik yang dikelola negara Tiongkok dijadwalkan setelah Natal
  5. Rumah sakit Gereja berjuang mengatasi ketakutan warga tentang HIV
  6. Uskup tolak distribusi kondom di sekolah
  7. Organisasi mahasiswa lintas agama serukan kemajemukan NKRI
  8. Potret kehidupan dua pelajar SD di Indonesia
  9. Pemerintah Timor Leste dikritik ‘mengabaikan kaum difabel’
  10. KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati
  1. Merepotkan banyak pejabat... lain kali ditangani dan dilawan sendiri saja sebelu...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 10:20:27
  2. Setiap kali membaca ttg hukuman mati, ingat Mary Jane.. Untuk orang yang tidak b...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 09:33:17
  3. Aku ingin kuliah di Vietnam .aku tertarik dng negara itu .aktivitas ya tidak bed...
    Said Roby.chandra on 2016-12-06 23:11:33
  4. Alkitab bahasa kanayant...
    Said Dolina on 2016-12-04 20:38:14
  5. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  6. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  7. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  8. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  9. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  10. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
UCAN India Books Online