UCAN Indonesia Catholic Church News

Orang tua asuh Katolik beri harapan bagi anak Down syndrome

16/10/2012

Orang tua asuh Katolik beri harapan bagi anak Down syndrome thumbnail

 

Yuki lahir dengan Down syndrome dan dibesarkan di panti asuhan. Tiga tahun lalu, ia mulai berlatih keterampilan yang diperlukan untuk hidup mandiri, dan bulan lalu ia berusia 26 tahun.

Dia telah menerima pelatihan formal untuk menjadi seorang badut profesional, mengasah keterampilan, dan sekarang ia berpartisipasi dalam berbagai acara dan pertunjukkan.

Kini hampir selama 19 tahun, umat Katolik Kobe Kota Fumiko Takiguchi, 71, dan suaminya Yozo, 63, telah menjadi orang tua asuh akhir pekan dari Yuki. Sekali atau dua kali setiap bulan, mereka dan umat Katolik lain mengambil peran ini, khususnya bagi anak-anak yang tidak tinggal dengan “orang tua mereka sendiri, dengan menghabiskan waktu bersama-sama seperti halnya dalam kehidupan keluarga normal.

Kisah keluarga Fumiko “diabadikan” sejak pertemuan pertama mereka hingga saat ini dikisahkan dalam sebuah buku yang diterbitkan tahun ini, yang dinamakan 130 Video Tape: 17 Year Weekend Foster Parenthood.

Sejak tahun 1994 Fumiko dan Yozo menjadi orang tua asuh Yuki pada akhir pekan. Mereka mendapat inspirasi dari sebuah artikel surat kabar yang terbit di sebuah surat kabar harian. Dan, Fumiko, seorang guru taman kanak-kanak, telah kehilangan seorang anak, yang meninggal sejak lahir.

Yozo bekerja di ruang terapi fisik di rumah sakit setempat. Dia mengatakan, “istri saya serius ingin menjadi orang tua asuh, tapi semuanya itu saya merasa pada saat itu bahwa kisah-kisah ringan bersama Yuki bisa dibuat film sebagai bagian dari hobi saya membuat video di rumah.”

Yuki, saat berusia tujuh tahun, pertama kali ia pergi menginap semalam dengan Fumiko.

“Dalam sebuah buku yang saya baca untuk Yuki malam itu, ada adegan bayi yang digendong ibunya dan memandikannya. Down syndrome Yuki mengakibatkan dia tidak bisa berbicara dengan baik, tetapi ia menunjuk ibu dalam gambar itu dan kemudian pada saya, dan selanjutnya menunjuk bayi di gambar, dan kemudian pada saya sendiri,” kenang Fumiko.

Ketika ada acara dari yayasan atau sekolah untuk Yuki, Fumiko dan Yozo akan hadir sebagai wali Yuki. Mereka juga sering bersama makan siang dan pergi bersama Yuko ke kebun binatang atau akuarium. Kadang-kadang, ketiganya bersama menghadiri Misa pada hari Minggu di gereja.

Selama bertahun-tahun bersama, Yozo membuat 130 kaset rekaman video.

“Bagi Yuki, saya berpikir saya selalu menjadi seorang yang akan melakukan apa saja yang ia minta, seperti Doraemon,” kata Yozo, mengacu pada seekor anime populer di mana seekor kucing robot menghasilkan alat yang luar biasa untuk membantu tokoh utama muda itu ke luar dari sebuah tempat yang sempit. “Tapi, istri saya benar-benar ‘ibu’ bagi Yuki,” lanjutnya.

Ada sekitar 40.000 anak di seluruh Jepang, karena satu kondisi atau lainnya, mereka tidak bisa hidup bersama orang tua kandung mereka.

Sumber: Giving Yuki something special

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Proses pembangunan Gereja Santa Clara dihentikan sementara
  2. Gua Maria Kerep Ambarawa jadi mercusuar iman bagi umat Katolik, Muslim
  3. Paus desak pengunjung di Vatikan mengenal Yesus dengan membaca Injil
  4. Ketua MPR RI: Pemuda Katolik diharapkan beri sumbangan pemikiran kebangsaan
  5. Komnas HAM: Polisi India gagal menangani penyelidikan pemerkosaan biarawati
  6. Tokoh agama: Pancasila Rumah Kita, perbedaan adalah rahmat
  7. Polisi didesak bertindak adil dalam penyelidikan terbakarnya gereja
  8. Presiden Filipina minta dukungan Gerakan Karismatik Katolik
  9. Komsos KWI: Cyber Mission, panggilan terkini orang Katolik
  10. Umat Katolik diajak mengenang dan berdoa untuk para migran dan pengungsi
  1. Renungan Minggu Biasa XXII bersama Pastor Bill Grimm
  2. Jika Gairah Hidup Anda Redup, Nyalakan dengan Ini
  3. Prioritas, pewartaan, sentuhan kasih mencerminkan latar belakang Paus Fransiskus
  4. Umat Katolik diajak gunakan media digital sebagai sarana pewartaan
  5. Enam orang ditangkap terkait pembunuhan seorang wanita kerasukan ‘roh jahat’
  6. Kelompok Religius luncurkan website menentang perdagangan manusia
  7. Data baru menunjukkan tuduhan kristenisasi tidak terbukti
  8. Sekolah Yesuit bantu korban gempa di Nepal
  9. Legislator Filipina akui membantu tersangka pembunuh imam
  10. Tokoh agama: Pancasila Rumah Kita, perbedaan adalah rahmat
  1. Tentu saja kesibukan sebatas Liturgi - Altar, perlu diimbangi dengan ketegasan p...
    Said sani@ on 2015-08-21 11:51:00
  2. Silahkan baca di teks ini selengkapnya...terima kasih.. http://www.mirifica.net...
    Said on 2015-08-19 14:30:00
  3. “Dalam perjalanan ke depan, Gereja Katolik memandang bahwa pemerintah dan para p...
    Said kristiadjirahardjo on 2015-08-17 10:55:00
  4. Undangan kepada Bapa Suci dr Menag unt berkunjung ke Indonesia,tentu sangat meng...
    Said tarcisius fenfat on 2015-08-15 10:51:00
  5. Menuju keteraturan......
    Said on 2015-08-14 16:46:00
  6. Baik sekali kalau Bpk Menteri kunjung ke Vatikan.....
    Said on 2015-08-14 16:45:00
  7. Salut kepada menteri agama t ksi atas upayanya utk mengundang bp paus franciskus...
    Said Eduardus on 2015-08-13 13:29:00
  8. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  9. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  10. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
UCAN India Books Online