UCAN Indonesia Catholic Church News
ENRICH YOUR SPIRITUAL LIFE

Kasus kekerasan terhadap anak terus meningkat

17/10/2012

Kasus kekerasan terhadap anak terus meningkat thumbnail

 

Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) melaporkan kasus kekerasan anak tahun 2009 tercatat sebanyak 1.552, kemudian meningkat menjadi 2.335 kasus tahun 2010 dan 2.508 kasus tahun 2011.

Kasus kekerasan yang terjadi yakni kekerasan seksual, fisik dan psikis. Dari ketiga jenis itu, proporsi kekerasan seksual semakin meningkat dari tahun ke tahun, demikian menurut keterangan tertulis dari Komnas PA yang diterima Selasa.

Sementara, data tahun 2011 menunjukkan, kekerasan terhadap anak paling banyak dilakukan oleh orang tua kandung (44,32 persen), teman (25,9 persen), tetangga (10,9 persen), orang tua tiri (9,8 persen), guru (6,7 persen) dan saudara (2 persen).

Komnas PA juga telah menerima 686 kasus pelanggaran hak anak sepanjang semester pertama 2012.

Siaran pers Komnas PA, Selasa (16/10), seperti dikutip Antara, menyebutkan Komnas PA telah menerima pengaduan masyarakat lebih kurang 100 pengaduan pelanggaran anak setiap bulan. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat pada semester kedua tahun 2012.

Modus pelanggaran hak anak pun semakin komplek dan beragam. Kasus-kasus kekerasan terhadap anak sering terjadi di lingkungan terdekat anak yakni keluarga, sekolah, lembaga pendidikan, dan lingkungan sosial anak.

Sementara pelakunya adalah orang-orang yang seharusnya melindungi anak, seperti orang tua, paman, guru, ayah atau ibu angkat dan ayah maupun ibu tiri.

Sepanjang semester pertama 2012, Komnas PA mencatat ada 139 kasus tawuran. Kasus tawuran antarpelajar ini meningkat bila dibanding yang terjadi pada semester pertama tahun 2011 yakni 128 kasus.

Dari 139 kasus itu, ditemukan 12 orang di antaranya mengakibatkan korban meninggal dunia, selebihnya luka berat dan ringan.

Untuk kasus Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABDH), pada semester pertama 2012, tercatat ada 788 kasus dengan proporsi jumlah anak laki-laki sebagai pelaku sebanyak 759 orang dan anak perempuan 29 orang.

Modus yang paling banyak terjadi pada kasus ABDH yakni kasus pencurian sebanyak 312 kasus, disusul kekerasan 128 kasus, senjata tajam 119 kasus, narkoba 79 kasus, perjudian 37 kasus, pelecehan seksual 24 kasus, pembunuhan enam kasus, dan penculikan dua kasus.

Pada semester satu tahun 2012, Komnas PA juga telah menerima pengaduan 39 kasus anak hilang. Pelaku penculikan umumnya orang terdekat atau paling tidak mengenal korban atau keluarganya.

Sementara kasus penelantaran yang terjadi sepanjang semester satu  tahun 2012, Komnas PA menerima pengaduan 42 kasus penelantaran dengan jumlah korban laki-laki 23 orang dan perempuan 19 orang.

Hubungan pelaku penelantaran dengan korban kebanyakan dilakukan oleh orang terdekat yakni ibu kandung sebanyak 40 orang dan ayah kandung 33 orang.

Sepanjang tengah tahun 2012 Komnas PA juga menerima pengaduan 20 kasus bunuh diri anak dengan rentang usia terbanyak 13-17 tahun. Pelaku bunuh diri sebagian besar berasal dari kalangan ekonomi menengah bawah dengan modus bunuh diri antara lain gantung diri sebanyak 9 kasus, memakai senjata tajam 8 kasus, terjun dari gedung 2 kasus, dan minum racun satu kasus.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Minggu Biasa V/C bersama Pastor Bill Grimm
  2. Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia akan perteguh NKRI
  3. Suku India di desa terpencil berjuang untuk fasilitas dasar
  4. Kardinal Hong Kong bela pesan Imlek Paus Fransiskus untuk Beijing
  5. Sri Lanka harus berkomitmen dengan resolusi PBB, kata aktivis
  6. Tokoh lintas iman dukung penguatan KPK
  7. Jalan menuju keadilan dan kesetaraan
  8. Para uskup Filipina desak umat Katolik untuk tidak memilih ‘orang jahat’
  9. Paus Fransiskus kirim pesan Imlek, memberikan pujian kepada Beijing
  10. Orang Kristen ditunjuk sebagai ketua majelis tinggi Myanmar
  1. Semoga segala berjalan baik tanpa halangan apapun......
    Said donotchangemyname on 2016-02-02 09:22:00
  2. Salam. Saya menyebarkan tulisan saya tentang penghapusan hukuman mati. Kita bang...
    Said anton bele on 2016-01-27 19:45:00
  3. Susah kalau alam tidak bersahabat.. Andaikan bisa menemukan beberapa sumber air ...
    Said donotchangemyname on 2016-01-22 14:35:00
  4. Mungkin Taliban tidak suka ada orang2 yang pandai.. agar merekalah menang antara...
    Said donotchangemyname on 2016-01-21 09:37:00
  5. Pasang petisi online saja di change.org atau kalau keluarga ybs punya teman medi...
    Said Lukas Lumbantobing on 2016-01-20 06:14:00
  6. Tindakan seperti inilah yang menjadi alasan saya tetap mendukung hukuman mati...
    Said Lukas Lumbantobing on 2016-01-20 06:11:00
  7. Semoga Misa di mall tdk terjadi di Indonesia. Ini bentuk sinkretisme dan peleceh...
    Said Tarcisius on 2016-01-16 07:59:00
  8. Dalang dan akar2nya yang tidak kelihatan.....
    Said donotchangemyname on 2016-01-16 07:59:00
  9. Apa boleh buat, bapak Kardinal sudah mengizinkan... Zaman boleh berubah, saya te...
    Said donotchangemyname on 2016-01-15 10:57:00
  10. Setidaknya artikel ini sedikit lebih objektif. Gafatar tidak seperti apa yg dibe...
    Said Dae Buton on 2016-01-15 00:05:00
UCAN India Books Online