Konferensi Waligereja Korea desak para calon presiden tegakkan nilai-nilai

17/10/2012

Konferensi Waligereja Korea desak para calon presiden tegakkan nilai-nilai thumbnail

Ahn Cheol-soo (kiri), Moon Jae-in (tengah) dan Park Geun-hye akan bersaing dalam pemilu presiden

 

Kemarin Konferensi Waligereja Korea mengirimkan proposal kebijakan kepada para calon presiden Korea Selatan, dengan meminta mereka untuk menunjukkan nilai-nilai Katolik dalam kampanye mereka.

Dokumen setebal 31 halaman itu berisi rekomendasi tentang berbagai hal dari kebebasan pers hingga lingkungan dan ekonomi, kata Pastor Hugo Park Jung-woo, sekretaris eksekutif Komisi Keadilan dan Perdamaian Konferensi Waligereja Korea.

“[Gereja memiliki] tugas untuk memberikan penilaian moral termasuk dalam bidang politik karena hak-hak dasar seseorang atau keselamatan nyawa manusia menuntut hal itu,” katanya.

Sembilan calon telah didaftarkan untuk bersaing dalam pemilu presiden pada 19 Desember, termasuk Park Geun-hye dari Partai Saenuri yang berkuasa dan Moon Sae-in dari Partai Persatuan Demokratik, partai oposisi.

Jajak pendapat belum lama ini telah menunjukkan kedua calon itu harus bersaing dengan Ahn Cheol-soo, seorang calon independen.

Para uskup juga menyerukan kepada para kandidat untuk menghapuskan hukuman mati.

Gereja juga telah meminta pemerintah mengubah atau mencabut Undang-Undang Kesehatan Ibu dan Anak yang mengizinkan aborsi dalam kasus pemerkosaan, atau inses.

Pastor Park mengatakan pembangunan pangkalan militer kontroversial di Pulau Jeju dan PHK lebih dari 2.600 karyawan di sebuah pabrik mobil Ssangyong tahun 2009 menyusul bentrokan berdarah dengan pasukan keamanan juga termasuk dalam proposal kepada para calon presiden tersebut.

Pastor Park mengatakan PHK Ssangyong menunjukkan bahwa “sebuah kasus di mana pemodal menggunakan para karyawan sebagai sarana,” seraya menambahkan bahwa manusia tidak boleh dijadikan sarana demi tujuan komersial.

Lee Myung-bak, presiden Korea Selatan  saat ini, akan mundur pada akhir tahun setelah masa jabatannya berakhir.

Sumber:  Bishops make pre-election policy plea

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online