UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

1,8 juta lansia Indonesia masih terlantar

31/10/2012

1,8 juta lansia Indonesia masih terlantar thumbnail

 

Saat ini jumlah lansia di Indonesia sudah mencapai 28 juta jiwa atau sekitar delapan persen dari jumlah penduduk Indonesia dan 1,8 juta di antaranya terlantar.

“Saat ini jumlah lansia sudah mencapai 28 juta jiwa atau sekitar delapan persen dari jumlah penduduk Indonesia dan 1,8 juta di antaranya terlantar. Sedangkan kemampuan pemerintah untuk menangani yang terlantar baru bisa menjangkau sebagian kecil dari jumlah tersebut,” kata Direktur Pelayanan Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial, Yulia Suhartini, di Jakarta, Rabu (31/10).

Yulia menjelaskan, Kementerian Sosial baru mampu menangani sekitar 46.500 lansia terlantar melalui asistensi lansia sebanyak 26.500 lansia, program ‘home care’ sebanyak 1.600 lansia dan ‘Day Care‘ untuk 4.500 lansia.

Jumlah lansia yang meningkat diperkirakan karena bertambahnya usia harapan hidup di Indonesia yaitu 72 tahun. Diprediksi pada 2025, jumlah lansia membengkak menjadi 40 jutaan dan tahun 2050 diperkirakan akan melonjak hingga mencapai 71,6 juta jiwa.

Yulia menyampaikan hal itu di sela Simposium On Ageing In The 21st Century : A Celebration And A Challenge, yang diselenggarakan Kementerian Sosial bekerja sama dengan sejumlah organisasi, salah satunya badan PBB UNFPA.

Anggaran Kementerian Sosial untuk penanganan lansia sekitar Rp 84 miliar. Sekitar Rp 67 miliar untuk asistensi lansia. Di samping itu, sebanyak Rp 8 miliar dianggarkan untuk program home care, day care, dan program pendamping lansia.

“Memang masih kecil jumlah yang ditangani, karena itu butuh kepedulian semua pihak untuk ikut menangani masalah lansia, apalagi ke depan jumlah lansia akan terus bertambah sebab usia harapan hidup kita juga meningkat yaitu mencapai 72 tahun,” kata Yulia.

Sejumlah LSM  juga berusaha agar perusahaan juga mau nangani lansia melalui CSR-nya, seperti perusahaan kosmetik Martha Tilaar, Sari Ayu dan perusahan makanan, tambah Yulia.

Foto: suciptoardi.wordpress.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Presiden Duterte berterima kasih kepada Paus Fransiskus
  2. Renungan Hari Minggu Biasa III/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Gereja Katolik Banglades berkabung atas wafatnya imam misionaris Italia
  4. Gereja Sri Lanka menetapkan 2017 sebagai Tahun Santo Joseph Vaz
  5. Upaya terus dilakukan guna menyelamatkan orang muda Timor Leste dari HIV
  6. Tiongkok jauh dari ‘Model Vietnam’ dalam hubungan dengan Takhta Suci
  7. Katolik dan Protestan di Korea Selatan menyerukan dialog berkelanjutan
  8. Umat Katolik Hong Kong menyambut patung Santa Maria dari Fatima
  9. Warga diminta tetap tenang di tengah ketegangan di Kalimantan Barat
  10. Ratusan ribu orang bergabung dalam prosesi menghormati Santo Nino
  1. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  2. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
  3. Yang saya salut dg agama2 asli Indonesia ini adalah kedamaiannya,...
    Said Surromenggala on 2017-01-13 06:19:39
  4. mas gre,bs kah membantu kami unt perobatan istri.setelah cek lab ada gangguan gi...
    Said nehemia tumanggor on 2017-01-07 14:45:59
  5. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  6. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  7. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  8. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  9. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  10. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
UCAN India Books Online