UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Presiden ajak semua pihak perangi terorisme

31/10/2012

Presiden ajak semua pihak perangi terorisme thumbnail

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin menyerukan agar pemerintah dan masyarakat  benar-benar mencegah penyebaran paham terorisme, menyusul tendensi meningkatnya aksi teror dan penangkapan sejumlah teroris beberapa waktu terakhir.

“Saya ingin ajak dan serukan dan instruksikan agar kita tetap melakukan langkah pencegahan untuk tidak terjadi lagi aksi itu di masa mendatang. Bila ada aksi itu segera ditindak dan pelakunya dibawa ke pengadilan,” kata Yudhoyono dalam keterangan pers di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta  sebelum bertolak ke Inggris dan Laos untuk kunjungan kerja hingga 6 November.

Menurutnya, pencegahan dan penanggulangan aksi teror harus terus dilakukan dan merupakan tanggung jawab semua pihak, tidak hanya kepolisian dan aparat keamanan lainnya.

“Saya ingin ajak dan serukan bagi keluarga di tanah air terus bimbing putra-putri untuk tidak melakukan kejahatan teroris”, ujarnya.

Ia juga meminta agar masyarakat tidak abai pada lingkungan sekitarnya bila ada hal-hal yang mencurigakan, seperti aktivitas orang-orang yang mencurigakan di malam hari hendaknya masyarakat bisa melaporkan pada aparat keamanan.

“Lingkungan masyarakat harus mencegah, tidak boleh apatis, harus punya kepekaan. Dan para pemimpin agama membimbing dengan terampil dan menyerukan agar tidak melakukan aksi seperti itu,” kata Presiden.

Ia juga mengimbau masyarakat internasional untuk tidak mentolerir aksi-aksi yang bisa memancing sentimen agama dan juga pelecehan terhadap nilai-nilai agama dalam berbagai bentuk sehingga tidak dijadikan alasan untuk terjadinya aksi-aksi teror yang kerap mengatasnamakan agama.

Sementara itu, menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyad Mbai, penyebab merebaknya aksi teror, salah satunya karena masih berkembangnya ideologi-ideologi radikal di tengah masyarakat.

“Ideologi radikal dapat membantu perekrutan sel-sel baru teroris. Bagi Indonesia ini salah satu pekerjaan besar. Teroris bisa kita tangkap hari ini, namun pada hari yang sama juga bisa jadi banyak orang yang direkrut,” katanya.

Oleh karena itu, katanya, BNPT selain fokus pada upaya penanganan terpidana terorisme melalui program deradikalisasi juga melakukan sosialisasi pada masyarakat agar ideologi radikal ini tidak menyebar dan penganutnya bertambah.

Saat ini, BNPT menyiapkan program untuk pencegahan paham radikal ini dengan membentuk Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di 15 provinsi yang dinilai merupakan tempat rawan berkembangnya ideologi radikal dan rawan aksi terorisme, seperti Bali, Maluku, Jawa dan Aceh.

“Forum ini berfungsi untuk mendiskusikan berbagai persoalan terkait pencegahan terorisme di daerah, dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan dan sejumlah unsur lainnya”, jelasnya.

Ryan Dagur, Jakarta

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja Keuskupan Ruteng dan perjuangan tolak tambang
  2. Para ahli bela keputusan Paus menikahkan pasangan bermasalah
  3. Tantangan orang bercerai dan Katolik
  4. Gereja pertama di Cina diberi nama Santo Yohanes Paulus II
  5. Dewan Kardinal mulai membuat draf dokumen pertama untuk reformasi Vatikan
  6. Menag: Negara tidak boleh dikalahkan oleh kelompok intoleran
  7. Hari Perdamaian, Menag ajak komitmen menegakan toleransi
  8. Para guru Santo Paulus mainkan Opera Van Saint Paul
  9. Soal GKI Yasmin, pemerintah akan jalankan putusan MA
  10. Paus Fransiskus undang Presiden Xi Jinping ke Vatikan
  1. Gereja Keuskupan Ruteng dan perjuangan tolak tambang
  2. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  3. Etika Kebersamaan dalam Keberagaman
  4. Upaya Paus Fransiskus meringankan umat Katolik bercerai dan menikah lagi ditolak para kardinal
  5. Warisan Presiden SBY dalam hubungan antarumat beragama di Indonesia
  6. Soal GKI Yasmin, pemerintah akan jalankan putusan MA
  7. Menag harus miliki peta masalah umat
  8. Penyandang tunanetra menghibur para lansia di sejumlah panti jompo
  9. Dewan Kardinal mulai membuat draf dokumen pertama untuk reformasi Vatikan
  10. Tantangan orang bercerai dan Katolik
  1. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
  2. Apa yang terjadi dengan ditentukannya hanya ada 5 agama yang diakui? Dapatkah d...
    Said on 2014-09-06 07:46:00
  3. Pak Menteri mengatakan "sulit" dilakukan. Itu tidak sama dengan "tidak mungkin"...
    Said on 2014-09-06 07:15:00
  4. Ya memang perlu, khawatirnya yang 120 juta itu tidak mengerti untuk apa segala i...
    Said on 2014-09-03 15:53:00
  5. Puji Tuhan Bapak Menteri Agama yang baru tidak membiarkan yang tidak boleh dibia...
    Said on 2014-09-02 05:36:00
  6. DUC IN ALTUM...
    Said Stefanus on 2014-08-28 07:21:00
  7. Mantap. Tempatnya luas, berada di sementanjung Jafna. Disana ada benteng...penin...
    Said Alfons Liwun on 2014-08-27 11:39:00
  8. karena itu, pemerintah harus tegas terhadap kelompok2 intoleran dan suka main ha...
    Said Ama Kaka on 2014-08-23 15:03:00
  9. Romo Mangnis benar dan menang. Negara tdk boleh diurus oleh mereka yang serakah,...
    Said MAtheus on 2014-08-22 09:47:00
  10. CAHAYA CINTA KASIH~ Yakinilah bahwa Allah Swt Pencipta, Pemilik, Penguasa Alam ...
    Said Yang Setia Yang Benar on 2014-08-14 01:50:00
UCAN India Books Online