UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Umat diminta berhati-hati dengan imam palsu, kata Uskup

31/10/2012

Umat diminta berhati-hati dengan imam palsu, kata Uskup thumbnail

 

Seorang uskup telah mengingatkan umat Katolik yang berbondong-bondong ke makam-makam untuk menandai ‘Hari Raya Semua Orang Kudus dan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman’ pekan ini untuk berwaspada terhadap para imam palsu.

“Jangan terkecoh dengan orang-orang yang menawarkan untuk memberkati makam, dengan berpura-pura bahwa mereka adalah imam … kecuali Anda mengenal mereka,” tulis Uskup Leonardo Medroso dari Tagbilaran dalam artikel yang di-posting di website Konferensi Waligereja Filipina.

Para imam palsu berkeliaran di makam-makam selama hari-hari tersebut dengan meminta sumbangan sebagai imbalan atas pemberkatan mereka, tulisnya.

Dia menyarankan umat perlu meminta celebret (sebuah surat keterangan dari uskup atau provinsial) dari imam mereka yang menyatakan bahwa pemberkat makam adalah seorang imam.

Uskup Agung Socrates Villegas dari Lingayen sebelumnya mengingatkan klerus terkait “komersialisasi” sakramen selama peringatan Hari Raya Semua Orang Kudus dan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, yang dikenal di Filipina sebagai Undas.

“Imam dilarang mengumpulkan sumbangan dalam memberkati makam-makam pribadi. Imam dilarang untuk mengadakan pemberkatan khusus pada makam dari teman-teman imam dan dermawan Gereja selama 31 Oktober-2 November,” kata uskup agung itu.

Penghormatan terhadap Undas, dari bahasa Spanyol andas (Hari Arwah), telah menjadi urusan keluarga besar di Filipina, sebuah tradisi yang diperkenalkan oleh biarawan Spanyol awal.

Pada 1 dan 2 November yang merupakan hari libur umum, makam dibersihkan atau dicat ulang, menyalakan lilin dan menaburkan bunga.

Keluarga Filipina mengadakan kamping di pemakaman dan menghabiskan satu atau dua malam di dekat makam kerabat mereka, sambil bermain kartu, makan, minum, menyanyi dan menari.

Sumber: Beware bogus priests, bishop says




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mahasiswa KAJ dituntut lebih aktif membangun masyarakat
  2. Uskup minta tindakan terhadap anti Ibu Teresa
  3. Gereja, aktivis khawatir hukuman mati diterapkan kembali
  4. VPI dan FMKI gelar seminar mencari pemimpin tepat DKI Jakarta
  5. Peretas kritik Gereja Katolik mengabaikan imam yang diculik
  6. Renungan Hari Minggu Biasa XIII/C bersama Pastor Bill Grimm
  7. 60 pengungsi Korea Utara dibaptis di Gereja Katolik Seoul
  8. Keuskupan Agung Semarang prioritaskan penyandang cacat
  9. Siapkan menu sahur, puasa pasangan beda agama
  10. LSM internasional desak PBB selesaikan pelanggaran HAM Papua
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online