UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Dua pihak yang berkonflik di lampung tandatangani kesepakatan perdamaian

05/11/2012

Dua pihak yang berkonflik di lampung tandatangani kesepakatan perdamaian thumbnail

 

Dua pihak yang berkonflik di Lampung Selatan  akhirnya menandatangani kesepakatan perdamaian yang terdiri dari 10 butir.

Penandatanganan itu dilakukan di Gedung Balai Keratun, Minggu (4/11), yang disaksikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Berlian Tihang dan Sekretaris Daerah Lampung Selatan Ishak.

“Kedua pihak sepakat menjaga keamanan, ketertiban, kerukunan, kehamornisan, kebersamaan, dan perdamaian antarsuku yang ada di Lamsel,” demikian kesepakatan damai mereka.

Seperti diketahui akibat bentrokan pada Minggu dan Senin pekan lalu itu menewaskan 14 orang, dan puluhan luka-luka.

Mereka juga “sepakat tidak akan mengulangi tindakan-tindakan anarkis yang mengatasnamakan suku, agama, rasa (SARA) sehingga menyebabkan keresahan, ketakutan, kebencian, kecemasan dan kerugian secara material khususnya bagi kedua belah pihak dan umumnya bagi masyarakat luas.”

“Kedua pihak juga berjanji apabila terjadi pertikaian, perkelahian dan perselisihan yang disebabkan oleh permasalahan pribadi, kelompok atau golongan agar segera diselesaikan secara langsung oleh orangtua, ketua kelompok dan atau pimpinan golongan.”

“Kedua pihak sepakat bila konflik terjadi  maka mereka akan diselesaikan secara musyawarah, mufakat dan kekeluargaan oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda serta aparat pemerintahan desa setempat.”

“Kedua pihak sepakat apabila penyelesaian permasalahan tidak tercapai, maka tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan aparat pemerintahan desa setempat menghantarkan dan menyerahkan permasalahan tersebut kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai dengan ketentuan perundangan berlaku.”

Apabila ditemukan oknum warganya yang terbukti melakukan perbuatan, tindakan, ucapan serta upaya-upaya yang berpotensi menimbulkan dampak permusuhan dan kerusuhan, kedua pihak bersedia melakukan pembinaan kepada yang bersangkutan.

Terhadap permasalahan yang telah terjadi pada 27-29 Oktober yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa maupun korban luka-luka, kedua pihak sepakat untuk tidak melakukan tuntutan hukum apapun dibuktikan dengan surat pernyataan dari keluarga yang menjadi korban dan hal ini juga berlaku bagi aparat kepolisian.

“Kedua pihak sepakat berkewajiban melakukan sosialisasi isi perjanjian perdamaian ini dengan lingkungan masyarakatnya.”

Foto: tribunnews.com

  • http://www.facebook.com/melki.dio Melki Dio

    Menurut saya ini bukan Bentrokan.., melainkan PENYERBUAN.., kepada orang-orang yang tidak berdaya untuk melawan..!!

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  2. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  3. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  4. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  5. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  6. Pendidikan alternatif membawa harapan warga miskin di Filipina
  7. Bagi penduduk daerah perbatasan, era tanpa kewarganegaraan berakhir
  8. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Keluarga korban Mei 98 gugat UU Pengadilan HAM
  1. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  2. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  3. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  4. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  5. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  6. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  7. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  8. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  9. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  10. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online