UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Kelompok intoleran gagalkan ibadah jemaat HKBP Filadelfia

05/11/2012

Kelompok intoleran gagalkan ibadah jemaat HKBP Filadelfia thumbnail

 

Sekelompok massa muslim radikal menghalang-halangi jemaat gereja HKBP Fildelfia di Bekasi, Jawa Barat kemarin ketika jemaat hendak mengadakan kebaktian di halaman depan gereja yang masih disegel oleh pemerintah daerah kota Bekasi.

“Massa sudah berada di tempat pukul 08.00 WIB, sejam sebelum kebaktian dimulai. Mereka membawa pengeras suara dan menyetel musik dengan keras sambil mengeluarkan nada-nada ancaman kepada kami”, demikian kata Pendeta Palti Panjaitan, pimpinan jemaat HKBP Fildelfia kepada ucanews.com.

Ia menjelaskan, sempat terjadi negosiasi dengan 30-an massa yang juga terdiri dari ibuibu dan anak-anak dan menyebut diri dari Forum Komunikasi Umat Muslim tersebut. Namun, tidak ada kata sepakat setelah Pendeta Panjaitan berupaya berdialog dengan Ustadz Naimun, pimpinan massa.

“Mereka tetap saja menolak ketika kami meminta agar dibolehkan beribadah di situ”.

Menurut Pendeta Panjaitan, di tempat kejadian terdapat sekitar 50-an polisi dan Satpol PP yang berjaga. Saat massa terus mengancam, aparat keamanan malah ikut meminta jemaat untuk membatalkan ibadah.

“Mereka bilang, jangan sampai terjadi aksi kekerasan”.

Ia mengaku kecewa lantaran aparat keamanan bukannya melindungi jemaat yang mau beribadah.

“Aparat justeru mencari aman dengan mengevakuasi dan melanggar hak konstitusional kami sebagai warga negara”, tegasnya.

Theophilus Bela, sekertaris jenderal Indonesian Commitee on Religion for Peace mengatakan, kelompok radikal Muslim masih saja menjadi kekuatan yang mampu mengalahkan hukum dan aparat keamanan.

“Mereka sudah berkuasa di negeri ini. Dan, sialnya, pemerintah lebih tunduk pada desakan mereka daripada menaati hukum”.

Bela menjelaskan, tidak ada jalan lain bagi penyelesaian konflik jemaat HKBP Fildelfia, selain ketegasan sikap pemerintah dalam menaati hukum.

“Kalau pemerintah masih saja kalah berhadapan dengan kelompok radikal, jangan harap kasus ini selesai”.

Sudah 5 tahun jemaat HKBP Fildelfia menghadapi persoalan yang menimpa gereja mereka.

Pada Desember 2009 Walikota Bekasi mengeluarkan surat yang membatalkan pembangunan gereja. Meski pada Juli 2011 lalu, Mahkamah Agung membatalkan surat walikota tersebut, namun mereka tetap saja tidak mendapat restu untuk mendirikan gereja.

Bulan Mei lalu, mereka sempat diserang dan dilempari batu dan urin oleh Muslim radikal, yang memaksa mereka membatalkan ibadah.

Mulai Mei, setiap dua kali sebulan mereka bergabung dengan jemaat GKI Yasmin, Bogor, Jawa Barat – yang juga menghadapi problem pendirian gereja – beribadah di depan istana presiden, berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono peduli pada persoalan yang mereka hadapi.

Mereka berjanji akan terus berupaya agar mendapat kebebasan beribadah, salah satunya, bisa merayakan Natal tahun ini dengan nyaman.

Ryan Dagur, Jakarta

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Para pengungsi kecam rencana Kamboja terkait pemukiman kembali
  2. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  3. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  4. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  5. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  6. 10 Pelajaran Dari Kesuksesan Singapura Bersama Lee Kuan Yew
  7. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  8. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  9. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap 'rendah hati'
  10. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  1. Survei Setara: Satu dari 14 siswa SMA setuju ISIS
  2. Cegah radikalisme sejak rekrutmen guru
  3. Warga Tionghoa gelar pawai lilin kenang 10 tahun gempa di Nias
  4. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  5. Malaysia memperkenalkan RUU Anti-Terorisme terkait pendukung ISIS
  6. Para pengungsi kecam rencana Kamboja terkait pemukiman kembali
  7. Paus Fransiskus akan hadiri Kongres Amerika Serikat
  8. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap ‘rendah hati’
  9. Umat Katolik merayakan Minggu Palma dengan hikmat dan meriah
  10. Paus Fransiskus menyalami tunawisma saat kunjungan ke Kapel Sistina
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online