UCAN Indonesia Catholic Church News

Keluarga ‘orang hilang’ berjuang untuk mengenang orang yang dicintai

05/11/2012

Keluarga ‘orang hilang’ berjuang untuk mengenang orang yang dicintai thumbnail

 

Para keluarga korban penghilangan paksa (“desaparecidos“) tidak memiliki makam di mana mereka bisa menyalakan lilin atau menabur bunga pada ‘Hari Peringatan Arwah Semua Orang Beriman’.

“Kami tidak tahu apakah dia sudah mati atau masih hidup,” kata Erlinda Malicdem, istri dari Jimmy, ketua komunitas miskin kota yang hilang tahun 1987.

Malicdem, kini berusia 54, bersama tiga anak dan lima cucunya pergi pada hari peringatan arwah tersebut bergabung dengan keluarga lain untuk menyalakan lilin di “Memorial for Desaparecidos” di luar Gereja Redemptoris di Manila.

Mereka telah melakukan ini setiap tahun selama Undas, (penghormatan orang Filipina terhadap Hari Peringatan Arwah Semua Orang Beriman), sejak memorial itu didirikan tahun 1994.

Nama-nama orang hilang yang ditulis pada tembok peringatan itu, yang diresmikan pada ulang tahun kesembilan hilangnya Pastor Rudy Romano CSsR, seorang aktivis hak asasi manusia yang diduga diculik oleh agen-agen militer tahun 1985.

Para Keluarga Korban Penghilangan Paksa (Families of Victims of Involuntary Disappearance, FIND), sebuah organisasi keluarga, teman dan kolega yang hilang, telah mendokumentasikan 1.838 kasus penghilangan orang di negara itu sejak tahun 1971.

Sebagian besar kasus itu terjadi selama pemerintahan mantan diktator Ferdinand Marcos selama 20 tahun dari tahun 1970-an hingga akhir 1980-an.

Wilma Tizon, wakil sekjen FIND, mengatakan patung peringatan yang menunjukkan seorang ibu membawa obor dan seorang anak memegang gambar ayahnya melambangkan “keberanian dari mereka yang tertinggal untuk melanjutkan perjuangan untuk keadilan” dan harapan bahwa para keluarga itu akan bersatu kembali dengan orang hilang yang mereka cintai.

FIND berharap bahwa pemerintah akan segera mengeluarkan undang-undang yang akan membuat penghilangan paksa sebagai sebuah kejahatan. Sebuah tindakan yang diusulkan sudah disahkan di Kongres dan sedang menunggu tanda tangan Presiden Benigno Aquino.

“Kami berharap dia segera menandatangani,” kata Malicdem. “Kami tidak ingin lebih banyak keluarga mengalami rasa sakit,” katanya.

Hukuman maksimal bagi para pelanggar akan dipenjara seumur hidup. Korban penghilangan paksa dan kerabat mereka juga akan berhak untuk mendapatkan kompensasi, restitusi dan rehabilitasi.

Sumber: Families of ‘disappeared’ struggle to memorialize loved ones

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Katolik menyerukan kanonisasi mantan uskup agung Dhaka
  2. Romo Magnis: Pemeluk agama tak sama dengan pendukung bola
  3. Jika Gairah Hidup Anda Redup, Nyalakan dengan Ini
  4. Kehadiran minoritas harus memberi arti bagi mayoritas
  5. Umat Katolik di Tiongkok desak bebaskan uskup lansia yang sakit dan lama dipenjara
  6. Tanggapan Gereja Katolik Asia terhadap Laudato si' dalam mengatasi perubahan iklim
  7. OMK Kamboja dan Laos rayakan Hari Kaum Muda pertama
  8. TV María akan menampilkan acara untuk anak-anak, orang muda
  9. Kardinal Hong Kong: Ia tidak diundang ke Sinode tentang Keluarga
  10. Para uskup AS belajar isu migran di Malaysia
  1. Umat Katolik menyerukan kanonisasi mantan uskup agung Dhaka
  2. OMK Kamboja dan Laos rayakan Hari Kaum Muda pertama
  3. Sekolah di Timor Leste masih berjuang dengan kebutuhan dasar
  4. Gereja Katolik dukung aksi mogok nasional pekerja di India
  5. Gereja: UU Ras dan Agama Myanmar bisa menimbulkan perpecahan
  6. Cendikiawan Muslim: Pemerintah harus mengambil langkah pemblokiran situs radikal
  7. Tanggapan Gereja Katolik Asia terhadap Laudato si’ dalam mengatasi perubahan iklim
  8. Umat Katolik di Tiongkok desak bebaskan uskup lansia yang sakit dan lama dipenjara
  9. Hadiri HUT Paroki Salib Suci, Azizah jadi ikon pluralisme
  10. Pemenang Magsaysay Award dinilai sebagai ‘pahlawan modern’ di Asia
  1. Kapan Tiongkok itu jadi negera yang normal - sehat lahir batin?...
    Said on 2015-09-03 08:54:00
  2. Tentu saja kesibukan sebatas Liturgi - Altar, perlu diimbangi dengan ketegasan p...
    Said sani@ on 2015-08-21 11:51:00
  3. Silahkan baca di teks ini selengkapnya...terima kasih.. http://www.mirifica.net...
    Said on 2015-08-19 14:30:00
  4. “Dalam perjalanan ke depan, Gereja Katolik memandang bahwa pemerintah dan para p...
    Said kristiadjirahardjo on 2015-08-17 10:55:00
  5. Undangan kepada Bapa Suci dr Menag unt berkunjung ke Indonesia,tentu sangat meng...
    Said tarcisius fenfat on 2015-08-15 10:51:00
  6. Menuju keteraturan......
    Said on 2015-08-14 16:46:00
  7. Baik sekali kalau Bpk Menteri kunjung ke Vatikan.....
    Said on 2015-08-14 16:45:00
  8. Salut kepada menteri agama t ksi atas upayanya utk mengundang bp paus franciskus...
    Said Eduardus on 2015-08-13 13:29:00
  9. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  10. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
UCAN India Books Online