Pertemuan kaum awam Katolik Cina ditutup

05/11/2012

Pertemuan kaum awam Katolik Cina ditutup thumbnail

 

Sidang pleno enam hari Pelayanan Awam Katolik Cina yang melibatkan lebih dari 170 perwakilan dari seluruh dunia, telah ditutup di Hong Kong pada Kamis.

Keuskupan Hong Kong menyelenggarakan pleno itu untuk menutup perayaan Tahun Awam keuskupannya, yang ditetapkan tahun 2011-2012.

Pada acara hampir selama seminggu itu, para peserta belajar aspek Alkitabiah tentang pelayanan awam dan berbagi pengalaman praktis mereka dengan mengambil tiga misi pelayanan Kristus sebagai Imam, Nabi dan Raja.

Menurut Lumen Gentium (dokumen Konsili Vatikan II), semua pria dan wanita awam Katolik berbagi tiga misi pelayanan Yesus: Imam, Nabi dan Raja, yaitu pelayanan untuk menguduskan, mengajar dan memerintah.

“Banyak umat Katolik tidak memiliki konsep yang jelas tentang pelayanan ini. Beberapa orang berpikir tiga aspek itu adalah terpisah satu sama lain,” kata Eric Li, seorang peserta dari Amerika Serikat, usai pertemuan itu.

“Bahkan ketika orang awam bekerja pada sebuah pelayanan, tiga peran tersebut bisa dilakukan sekaligus,” katanya.

Mengevaluasi pertemuan itu, Pastor Dominic Chan Chi-ming, vikjen keuskupan Hong Kong, mengatakan, para peserta sangat jujur ketika mereka berbagi pengalaman pelayanan mereka.

Dia mengatakan peserta dari Vietnam bercerita tentang penganiayaan yang mereka hadapi selama perang di Vietnam dan selanjutnya.

“Bahkan di negara maju seperti Amerika Serikat dan Kanada, Komunitas Katolik Cina kadang-kadang merasa minder. Tapi, mereka merasa diberkati bahwa anggota mereka mempertahankan solidaritas dan menyingkirkan perasaan seperti itu,” katanya.

“Para peserta tahu bahwa setiap negara memiliki kesulitan tersendiri, tetapi mereka sepakat bahwa mereka harus terlebih dahulu membangun hubungan pribadi dengan Tuhan dan kemudian memperkenalkan-Nya kepada lingkungan dan tempat kerja mereka,” kata Pastor Chan.

Sumber: Laity plenary assembly ends

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  2. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  3. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  4. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  5. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  6. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  7. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  8. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  1. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  2. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  3. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  4. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  5. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  6. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  7. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  8. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  9. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  10. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online