UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Cina memperketat keamanan menjelang kongres

Nopember 6, 2012

Cina memperketat keamanan menjelang kongres

 

Cina telah memperketat keamanan di seluruh negeri itu maupun di dunia maya untuk menjamin kelancaran pembukaan Kongres Partai Komunis yang akan berlangsung pada Kamis pekan ini, yang diharapkan dapat melihat transisi kekuasaan sekali dalam satu dekade.

Beberapa pengguna Internet Katolik telah mengatakan mereka tidak bisa lagi mengakses situs-situs luar negeri melalui “Great Firewall” dan bahkan kadang-kadang tidak bisa membuka situs dalam negeri, termasuk blog china.ucanews.com.

Great Firewall (program sensor Internet Cina) telah di-upgrade dalam beberapa hari terakhir, demikian laporan media. Pemerintah secara khusus menargetkan virtual private networks (VPNs), yang digunakan dengan tech-savvy melalui firewall tersebut.

Kata-kata kunci yang semakin sensitif disaring dari mesin pencari Internet untuk mencegah informasi yang merugikan, yang dapat mempengaruhi stabilitas. Akun-akun blog dan weibo (microblog Cina seperti Twitter) dari beberapa pembangkang terkenal dan pembela hak asasi manusia sangat dipantau dan bahkan dihapus.

Meskipun keamanan diperketat, Uskup Auksilier Ma Daqin dari Shanghai, yang dilarang melayani tugasnya sebagai uskup dan terkurung di Seminari Sheshan, masih melakukan update pada blog-nya.

Dalam sebuah blog berjudul, “Surat dari Seorang Anak,” yang di-posting pada Sabtu, Uskup Ma mengenang orang tuanya, karena November adalah Bulan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman. Namun, ia┬ámengatakan ia merasa “sangat bersyukur” bahwa mereka meninggal duluan.

“Jika mereka masih hidup saat ini, saya tidak tahu bagaimana mereka akan gugup dan khawatir [dengan saya]!” tulisnya, seraya menambahkan bahwa ketika para pengunjung masuk menemuinya, kata-kata pertama mereka adalah sering “Anda dipukuli? “atau” Anda terlihat kurus dan kurus.”

Uskup Ma mengatakan meskipun minum teh (metaforanya untuk dipanggil oleh para pejabat pemerintah) berkali-kali dan ia diperingatkan untuk tidak memiliki banyak ilusi, “pikiran saya bebas.”

Uskup yang diakui Vatikan, 45, tersebut telah berada di seminari itu selama hampir empat bulan setelah ia mengumumkan pengunduran dirinya dari Asosiasi Patriotik Katolik, saat ia ditahbiskan sebagai uskup pada Juli lalu.

Sumber: China beefs up security before Congress

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi