Ketua KWI buka sidang sinodal 2012

06/11/2012

Ketua KWI buka sidang sinodal 2012 thumbnail

Mgr Martinus Dogma Situmorang OFMCap

 

Sinode para uskup Indonesia mulai digelar kemarin dan dibuka oleh Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia  Mgr Martinus Dogma Situmorang OFMCap.

Lagu Veni Creator (Datanglah Ya Roh Kudus) mengawali sidang itu pada Senin (5/11) di Kantor Pusat Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Jalan Cut Mutiah, Jakarta Pusat.

Sidang sinodal diadakan setiap tiga tahun dimana para uskup mengevaluasi karya pastoral selama tiga tahun sekaligus mengadakan pemilihan ketua presidium KWI dan pejabat di komisi-komisi, lembaga, sekretariat dan departemen di kantor KWI.

Hadir dalam acara pembukaan ini, Duta Besar Takhta Suci untuk Indonesia Mgr Antonio Guido Filipazzi, Pendeta Rafli dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Dirjen Bimas Katolik Anton Samara Duran, serta para uskup dan uskup agung, para uskup emeritus, serta para undangan.

Pendeta Rafli mengatakan dalam sambutannya, “Sidang ini berlangsung di tengah masyarakat yang penuh dengan praktik korupsi, kemiskinan, ketidakpastian hukum, penggunaan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.”

Menurutnya, dalam krisis ini, “Gereja kita belum menunjukkan bagian dari solusi.”

Ia mengharapkan agar sidang ini dapat memberikan perspektif baru di tengah situasi ini.

Sedangkan Duta Vatikan menandaskan bahwa Tahun Iman yang dicanangkan oleh Paus Benediktus XVI pada tahun ini hendaknya menjadi kesempatan emas untuk memperdalam akar hidup kristiani.

Sidang sinodal-trienal ini akan berlangsung hingga 15 November 2012. Tiga hari pertama sidang ini diisi dengan pembahasan isu-isu aktual yang menjadi keprihatinan Gereja.

Misa penutupan sidang tersebut akan diadakan di Gereja St. Maria Diangkat ke Surga Katedral pada 15 November 2012, pukul 18.00 WIB.

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online