UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Menkes: persalinan di rumah membuat ibu dan bayi hadapi resiko kematian

14/11/2012

Menkes: persalinan di rumah membuat ibu dan bayi hadapi resiko kematian thumbnail

Ilustrasi

 

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia tinggi karena persalinan masih banyak dilakukan di rumah dan usia ibu melahirkan masih terlalu muda.

“Melahirkan di rumah membuat banyak yang mengalami perdarahan serta infeksi yang kemudian tidak tertolong. Perdarahan ini banyak terjadi pada ibu usia muda, 15-16 tahun,” katanya kemarin.

Nafsiah menjelaskan, perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak yang menjadi bagian dari indikator Multi Development Goals (MDGs) masih jauh dari target yang harus dicapai pada 2015.

“Pemerintah masih harus bekerja keras untuk mencapai target MDGs sesuai kesepakatan yaitu AKB 24 per 1.000 kelahiran hidup dan AKI 102 per 100.000 kelahiran hidup pada 2015”, ungkapnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data tahun 2007, jumlah AKB adalah 34 per 1.000 kelahiran hidup. Sementara AKI 228 per 100.000 kelahiran hidup.

“Ini menunjukan, indikator AKB dan AKI dalam MDGs masih jauh dari target yang ditentukan”, katanya.

Menurut Nafsiah, pihaknya sedang berupaya menjalin kerja sama dengan pihak lain seperti organisasi masyarakat dan dunia usaha untuk membantu pencapaian MDGs tersebut.

Sementara itu, seorang bidan di daerah terpencil di Papua, Oktavina Reba Bonay mengatakan kurangnya fasilitas kehatan dan tenaga medis juga merupakan penyebab tingginya angka kematian bayi dan anak khususnya di desa-desa terpencil di Papua.

“Jarak tempat tinggal masyarakat dengan puskesmas dan rumah sakit sangat jauh. Masyarakat harus berjalan kaki berkilo-kilo meter”, katanya.

Menurutnya, hal tersebut membuat banyak warga memilih bersalin dengan cara tradisional, meski resikonya tinggi.

“Ini konsekuensinya. Warga di kampung terpaksa demikian karena situasi tidak memungkinkan mereka untuk bisa mengakses layanan kesehatan”, kata bidan peraih Frans Seda Award 2012 ini karena jasanya dalam karya kemanusiaan di kampung-kampung terpencil di Papua.

Saat ini, AKI di Papua 362 per 100.000 kelahiran hidup, di atas angka nasional 228 per 100.000 kelahiran hidup. Dan, AKB di Papua pun tertinggi di Indonesia, 41 per 1.000 kelahiran hidup, jauh lebih tinggi daripada angka nasional 34 per 1.000 kelahiran hidup.

Yosep Rinta, Kepala Dinas Kesehatan Papua mengatakan, Papua masih membutuhkan 2.500 bidan dan 427 perawat. Dari 324 puskesmas, dan 724 puskesmas pembantu di 30 kabupaten/kota hanya 60 persen ada dokter. Itu pun tidak semua dokter ada di tempat tugas.

Ryan Dagur, Jakarta

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Seorang calon imam dianiaya, seminari tinggi diserang
  2. Gereja minta Jokowi ungkap kelompok garis keras yang kacaukan Papua
  3. Empat orang Asia masuk Komisi Teologi Internasional
  4. Vatikan bentuk sebuah komisi untuk merampingkan prosedur pernikahan
  5. 'Pacem in Terris' menarik non-Katolik di Jepang
  6. Menag: Pemaksaan kehendak salahi etika Islam
  7. Jokowi: Konflik berlatar belakang agama bisa diselesaikan dengan pendekatan ke masyarakat
  8. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  9. Ancaman ISIS membuat para uskup Filipina gugup
  10. Paus Fransiskus tunjuk lebih banyak perempuan untuk Komisi Teologi Internasional
  1. Vatikan: Hari Komunikasi Sedunia 2015 fokus pada keluarga
  2. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  3. Paus Emeritus Benediktus XVI disebut kakek dari semua kakek
  4. Sambil berdemontrasi demi pro demokrasi, para mahasiswa Kristiani menyalurkan makanan
  5. Minoritas agama menuntut pemerintah bertindak tegas terkait kampanye kebencian
  6. Menerapkan Revolusi Mental
  7. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  8. Para uskup Korea luncurkan program 9 pekan menentang nuklir
  9. RUU Pilkada baru disahkan, Koalisi Masyarakat Sipil langsung ajukan Uji Materi ke MK
  10. Seorang calon imam dianiaya, seminari tinggi diserang
  1. Hendaknya banyak paroki di wilayah keuskupan-keuskupan meniru hal yang baik yang...
    Said pandenaker simanjuntak on 2014-09-23 09:39:00
  2. Tujuan Paus mungkin yang terpenting adalah bahwa orang tidak dijauhkan dari Sakr...
    Said on 2014-09-21 06:16:00
  3. Puji Tuhan, kalau ada titik terang dari Pak Mengeri Agama yang baru.. Terkabull...
    Said on 2014-09-19 11:42:00
  4. Mantap... hidup santo paulus... Dari muka semua guru, yg kukenal banget itu pak...
    Said Ria on 2014-09-17 22:11:00
  5. KWI sudah mengeluarkan pernyataan resmi menolak PP tersebut. Berarti Ibu Menteri...
    Said chris on 2014-09-13 19:50:00
  6. Bravo... sudah didaftar untuk hak paten? Mau dengar lebih lanjut kalau sudah ad...
    Said on 2014-09-12 07:20:00
  7. Hukuman pilihan...atau nilai emasnya itu... baru tahu ini.. Kalau diberi kesemp...
    Said on 2014-09-12 07:03:00
  8. K-13: guru yang sudah mendapat pelatihan pun msh tetap bingung. Sekarang buku pe...
    Said Lakestra on 2014-09-08 13:49:00
  9. apapun argumennya, masalah patung itu suda beda sejak dulu, tidak heran.......
    Said tri siwi ibar santoso on 2014-09-08 13:13:00
  10. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
UCAN India Books Online