UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Gereja harus rangkul orang yang menghadapi perceraian, kata imam

15/11/2012

Gereja harus rangkul orang yang menghadapi perceraian, kata imam thumbnail

 

Seorang pastor Italia yang melayani sebagai pemimpin rohani bagi puluhan umat Katolik yang bercerai di Roma mengatakan bahwa Gereja perlu merangkul anggotanya dengan penuh kasih yang telah menderita akibat perceraian.

“Melalui Baptisan, mereka adalah anak-anak Allah. Allah membebaskan kita semua, dan dengan cara-Nya tertentu, dan sering kali Paus ini telah menegaskan pentingnya merangkul semua orang,” kata Pastor Paolo Bachelet.

Pastor berusia 90 tahun itu membantu keluarga-keluarga yang sedang menghadapi situasi sulit dengan bekerja sebagai penasihat bagi Asosiasi Umat Kristiani Roma serta pendamping rohani bagi orang bercerai di ibukota Italia itu.

Dalam sebuah wawancara dengan CNA, imam itu mencatat bahwa perceraian “tentu akan mengalami banyak penderitaan, sebagaimana Paus Benediktus XVI menyerukan berkali-kali.

“Namun,” penderitaan ini adalah harta bagi Gereja,” katanya. “Jika seseorang memahami bahwa penderitaan mereka disatukan dengan penderitaan Yesus dan dipersembahkan kepada Bapa demi keselamatan dunia, seseorang dapat mendekat dirinya kepada Yesus.”

“Dan penderitaan perceraian, ketika dalam keadaan tertentu orang tidak dapat menerima Komuni.”

Imam itu kemudian mengutip kata-kata Yesus ketika Dia mengatakan siapa pun yang ingin mengikuti-Nya harus bersedia memikul salib-Nya. “Jadi semua orang Kristen memiliki salib, termasuk mereka yang sudah menikah,” katanya.

“Dengan perceraian itu salib ini terasa menjadi lebih berat, tetapi salib itu merupakan salib Yesus. Yesus tahu kita membawa salib itu, dan dia membantu kita untuk membawanya, apakah salib itu ringan atau berat.”

Pastor Bachelet juga menggarisbawahi pentingnya pemahaman bahwa ketika perceraian terjadi, seseorang tidak gagal, melainkan perkawinan yang gagal.

Dalam pengalamannya dengan keluarga bercerai, kata Pastor  Bachelet, memberikan mereka bimbingan rohani tidak mudah.

“Saya harus mengatakan bahwa saya telah belajar banyak hal justru dari hidup di antara mereka yang berpisah, dan saya meyakinkan Anda bahwa bagi banyak orang, pereceraian telah menjadi pengalaman di mana hanya iman telah mempertahankan mereka,” jelasnya.

“Beberapa orang telah menyimpang dari iman, tetapi banyak orang lain menemukan kebutuhan untuk memperdalam iman mereka dan mereka merasa terbantu,” katanya.

Sumber: Church should embrace divorced people, says priest

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. India menyambut gembira terkait berita Ibu Teresa akan dikanonisasi
  2. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  3. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  4. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  5. Waspadalah terhadap terorisme 'bersarung tangan putih', kata Paus kepada biarawati dari Tanah Suci
  6. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  7. Kanonisasi dua biarawati asal Palestina mendorong perdamaian
  8. Disambut, tapi hidup dalam ketidakpastian
  9. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  10. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  1. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  2. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  3. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  4. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  5. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  6. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  7. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  8. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  9. Indonesia dan Malaysia sepakat bantu imigran Rohingya
  10. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online