UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Uskup Timika ajak umat Katolik jadi juru damai

27/11/2012

Uskup Timika ajak umat Katolik jadi juru damai thumbnail

Mgr John Philip Saklil (Foto:dokumen)

 

Pemimpin Gereja Katolik Keuskupan Timika, Papua, Mgr John Philip Saklil mengajak umat Katolik setempat menjadi juru damai di tengah-tengah masyarakat yang acap kali terlibat dalam konflik dan permusuhan.

“Allah mengutus kita semua untuk tugas utama yaitu menyatakan damai sejahtera. Kita dituntut untuk memainkan peran aktif dalam tugas-tugas perdamaian,” kata Uskup Saklil di Timika, Selasa.

Menurut Uskup Saklil, dalam kondisi masyarakat yang suka berkonflik, tidak menyukai perdamaian, tidak menyukai keadilan dan tidak menyukai sebuah kehidupan yang penuh dengan cinta kasih maka dibutuhkan lahirnya figur-figur yang mampu memberikan kesejukan melalui perkataan dan tindakannya.

Seseorang yang diutus, katanya, harus mampu berperan aktif dalam memperjuangkan keadilan, membela mereka yang kehilangan hak terutama orang-orang yang termarjinalisasikan akibat kondisi sosial.

Uskup Saklil mengingatkan umat Katolik setempat agar tidak sekedar mengagungkan rumah ibadah yang indah, megah, antik dan spektakuler. Namun jauh lebih indah jika umat bisa menjadi pembawa damai, membawa kesejahteraan dan memberi perhatian kepada semua orang terutama mereka yang kecil dan papa.

Dalam kesempatan itu, Uskup Saklil juga mengingatkan umat Katolik setempat agar melakoni hidup dalam kesederhanaan di tengah dunia yang cenderung mengarah kepada konsumerisme dan mengedepankan materialisme.

Menurut Uskup Saklil, penilaian kemanusiaan dewasa ini seolah-olah mengarah kepada hal materialistis sehingga hanya orang-orang yang memiliki uang yang mendapatkan tempat yang layak di tengah masyarakat.

“Gaya hidup sederhana adalah gaya hidup alternatif yang dapat mengembalikan nilai-nilai kemanusiaan agar manusia melibatkan sesamanya bukan pada ukuran materi melainkan pada ukuran bahwa setiap manusia adalah ciptaan Allah, sekecil apapun dia dan semiskin apapun dia,” ujarnya.

Umat Katolik Keuskupan Timika pekan lalu menggelar acara pemberkatan dan peresmian Gereja Paroki Santo Stefanus Sempan dirangkaikan dengan acara pentahbisan tiga imam baru dari Ordo Fransiskan (OFM).

Gedung gereja yang megah dengan menara tujuh lantai yang terletak di Jalan Busiri Sempan Timika tersebut dapat menampung sekitar 1.500 jemaat.

Pembangunan gedung gereja tersebut hanya dalam kurun waktu 1,5 tahun dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp14,4 miliar.

Selain dari sumbangan umat, dana pembangunan gedung Gereja Katolik Paroki Santo Stefanus Sempan berasal dari sumbangan Pemkab Mimika sebesar Rp4 miliar dan dari bantuan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sebesar Rp100 juta. (antaranews.com)

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Waspadalah terhadap terorisme 'bersarung tangan putih', kata Paus kepada biarawati dari Tanah Suci
  2. Kanonisasi dua biarawati asal Palestina mendorong perdamaian
  3. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  4. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. Umat Katolik Toraja se-Jabodetabek merayakan Paskah
  7. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  8. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  9. Perdebatan transgender di Korea Selatan mendorong para aktivis LGBT menentang Kristen
  10. Ditolak sejumlah negara Asia Tenggara, pengungsi Rohingya disambut hangat di Aceh
  1. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  2. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  3. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  4. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  5. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  6. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  7. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  8. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  9. Indonesia dan Malaysia sepakat bantu imigran Rohingya
  10. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online