Fakultas Teologi cari siswa Cina daratan

05/12/2012

Fakultas Teologi cari siswa Cina daratan thumbnail

 

Fakultas Teologi St. Robertus Bellarminus Fu Jen di sebelah utara Taiwan berharap akan menerima lebih banyak klerus dan biarawati dari Cina daratan untuk belajar teologi tahun depan.

Lebih dari 100 mahasiswa Cina daratan sedang belajar di fakultas teologi sejak sekolah itu menerima mahasiswa Cina daratan tiga tahun lalu, demikian Pastor Louis Gendron SJ, yang menjadi dekan fakultas itu pada September.

“Kami menerima sedikit para imam berusia 40-an tahun, sebagian besar adalah Religius pria dan wanita berusia 20-an dan 30-an tahun, dan mereka bersikap baik selama ini,” kata mantan provinsial Yesuit Cina itu.

Meskipun rencana perluasan tersebut, Pastor Gendron belum bisa menggambarkan berapa banyak siswa akan terdaftar, seraya mencontohkan daftar tersebut harus disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri.

Tahun lalu, fakultas itu mendaftar sekitar 40 mahasiswa baru.

“Para siswa Cina daratan memiliki saluran yang berbeda dalam membuat lamaran mereka. Ada yang membuat lamaran melalui Kementerian Pendidikan karena fakultas itu dikelola langsung di bawah Vatikan,” katanya.

Diakui oleh Kongregasi Pendidikan Katolik Vatikan, program teologi penuh waktu tiga tahun juga memiliki kelompok pertamanya dari Cina daratan yang akan menyelesaikan studi mereka tahun depan.

Pastor Gendron mengharapkan pendaftaran mahasiswa baru dari daratan bisa direalisasikan dalam satu atau dua kali setahun karena fakultas itu sudah siap.

Imam itu mengatakan, jumlah mahasiswa Taiwan relatif lebih sedikit, yang kebanyakan adalah biarawati dan orang awam karena panggilan baik Kongregasi Religius pria atau wanita di sini telah berkurang secara signifikan dalam tahun-tahun belakangan ini, dan jumlah umat Katolik di pulau itu adalah kecil.

Beberapa imam di daratan menyambut baik berita tersebut.

“Dibandingkan dengan Hong Kong, Filipina atau negara-negara Barat, belajar di Taiwan memiliki keuntungan karena bahasa Mandarin sebagai sarana untuk mengajar. Itu berarti kita tidak harus berjuang untuk belajar bahasa baru,” kata seorang imam, yang meminta namanya tidak boleh ditulis.

Fakultas Teologi telah menjadi sebuah institusi independen setelah memisahkan diri dari Universitas Katolik Fu Jen enam bulan lalu menyusul pemerintah Taiwan dan Vatikan menandatangani kesepakatan tahun lalu.

Sumber: Theology school seeks mainland students

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Paham radikalisme sangat membahayakan bagi kaum minoritas dan tdk menutup kemung...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-30 01:41:03
  2. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  3. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  4. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  5. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  6. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  7. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  8. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  9. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  10. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
UCAN India Books Online