UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

@Pontifex, Akun Twitter resmi Paus Benediktus XVI

05/12/2012

@Pontifex, Akun Twitter resmi Paus Benediktus XVI thumbnail

 

Paus Benediktus XVI kini terjun ke dunia maya dengan memiliki akun Twitter pribadi.

Paus akan nge-tweet menggunakan delapan bahasa berbeda mulai 12 Desember mendatang lewat akun Twitter@Pontifex. Akun itu akan menjawab sejumlah pertanyaan mengenai iman sebagai bagian dari acara audiensi mingguan Paus.

Sekitar 10 jam setelah Vatikan mengumumkan bahwa Paus Benediktus XVI memiliki akun Twitter, akun @Pontifex telah memiliki follower sebanyak seperempat juta orang. Itu baru di akun @Pontifex yang berbahasa Inggris.

Ribuan lainnya menjadi follower di delapan akun bahasa yang berbeda. Selain bahasa Inggris, juga  Jerman, Italia, Spanyol, Perancis, Portugal, Arab, dan Polandia.

Itu terjadi saat Paus Benediktux XIV belum mengirimkan satu tweet pun.

Greg Burke, penasehat komunikas Vatikan, mengatakan akun @Pontifex dipilih karena kata itu tidak hanya berarti Paus dalam bahasa latin namun juga berarti pembangun jembatan yang bisa diartikan sebagai pembuat persatuan.

Seberapa sering Paus akan mengeluarkan tweet? “Sesering dia mau,” ujar Burke.

“Meski Paus tidak akan selalu membawa Blackberry atau iPad setiap saat, saya bisa menjamin bahwa apa yang di-tweet di @Pontifex adalah benar kata-kata Paus,” tegas Burke, seperti dilansir mediaindonesia.com.

 

3 Comments on "@Pontifex, Akun Twitter resmi Paus Benediktus XVI"

  1. Bernardus Watoole on Thu, 6th Dec 2012 6:53 am 

    Saya jadi ingat dulu ketika SBY baru jadi presiden beliau membuka diri dengan menerima masu sms. Namun hal ini tidak berlangsung lama karena SBY akhirnya kelabakan karena tidak bisa menjawab sendiri semua pertanyaan dan informasi. Apakah @pontifex tweternya Paus juga akan mengalami nasib yang sama?

  2. Anonymous on Thu, 6th Dec 2012 11:59 am 

    BXVI bukan SBY…. lain tentu segalanya pak Bernard….

  3. Yulius on Thu, 6th Dec 2012 9:12 pm 

    saya pikir apapun bentu caci maki, pelecehan kepada rasul Kristus di dunia ini, justru semakin membuat paus semakin mendoakan dunia ini, bukan menjauhi kita, kalaupun tidak bertahan lama, toh tidak ada kerugian buat kita bukan?




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus doakan korban gempa di Aceh
  2. Renungan Hari Minggu Adven III/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Jokowi: Indonesia adalah rumah bagi kemajemukan
  4. Kongres Katolik yang dikelola negara Tiongkok dijadwalkan setelah Natal
  5. Rumah sakit Gereja berjuang mengatasi ketakutan warga tentang HIV
  6. Uskup tolak distribusi kondom di sekolah
  7. Organisasi mahasiswa lintas agama serukan kemajemukan NKRI
  8. Potret kehidupan dua pelajar SD di Indonesia
  9. Pemerintah Timor Leste dikritik ‘mengabaikan kaum difabel’
  10. KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati
  1. Merepotkan banyak pejabat... lain kali ditangani dan dilawan sendiri saja sebelu...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 10:20:27
  2. Setiap kali membaca ttg hukuman mati, ingat Mary Jane.. Untuk orang yang tidak b...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 09:33:17
  3. Aku ingin kuliah di Vietnam .aku tertarik dng negara itu .aktivitas ya tidak bed...
    Said Roby.chandra on 2016-12-06 23:11:33
  4. Alkitab bahasa kanayant...
    Said Dolina on 2016-12-04 20:38:14
  5. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  6. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  7. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  8. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  9. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  10. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
UCAN India Books Online