UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

RIP, Mgr Demarteau meninggal dunia

Desember 5, 2012

RIP, Mgr Demarteau meninggal dunia

Mgr Demarteau saat perayaan 70 tahun imamat tahun lalu

 

Umat Katolik Keuskupan Banjarmasin,  hari ini berduka atas meninggalnya Mgr Wilhemus Joannes Demarteau MSF tadi pagi di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Beliau meninggal pada usia 95 tahun.

Kabar ini pertama kali dibenarkan oleh Julius Pardy, seorang staf di Provinsialat MSF di Banjar Baru, Kalimantan Selatan.

“Iya benar. Mgr Demarteau meninggal tadi pagi pukul 07.10 di Banjarmasin,” kata Pardy kepada UCAN Indonesia. “Saat ini pastor-pastor pada ke sana,” lanjut Pardy.

Provinsial MSF Kalimantan Pastor Stanislaus Kostka Maratmo MSF yang saat ini sedang mengikuti rapat di Samarinda, Kalimantan Timur, juga membenarkan kabar tersebut.

“Rencananya dari RS Suaka Insan beliau akan disemayamkan semalam di Gereja Katedral Banjarmasin,” kata Pastor Maratmo lewat telpon genggamnya dari Samarinda.

Pastor Maratmo menambahkan, hari Kamis (6/12) jenazah beliau akan dibawa ke Gereja Bunda Maria Banjar Baru untuk selanjutnya dimakamkan pada Sabtu, 8 Desember, bertepatan dengan Pesta Maria Dikandung Tanpa Noda.

Mgr Demarteau dirawat di rumah sakit sekitar satu bulan sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir tadi pagi.

“Awalnya, dia jatuh di kamar mandi. Kemudian dia dibawa ke rumah sakit,” kata Pastor Maratmo. Ia menambahkan, usia Mgr Demarteau juga turut membuat kondisinya tidak membaik.

Mgr Demarteau lahir di Horn, Belanda pada Februari 1917. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 27  Juli 1941, saat usianya mencapai 24 tahun. Enam tahun kemudian ia berangkat ke Kalimantan.

Beliau sudah berada di Kalimantan selama kurang lebih 65 tahun, dan menjadi uskup pertama di keuskupan Banjarmasin.

Pada pesta 70 tahun imamatnya bulan Juli tahun lalu ia menceritakan kepada sekitar 1.000 umat Katolik yang menghadiri Misa syukur, bahwa berkarya di Kalimantan adalah impiannya sejak kecil.

“Saya sampaikan ke ibu saya waktu saya masih kecil bahwa kalau saya sudah besar saya akan ke Borneo. Sekarang saya sudah tinggal di sini sejak tahun 1947.”

Berita terkait: Borneo bishop marks 70th anniversary

 

5 responses to “RIP, Mgr Demarteau meninggal dunia”

  1. Turut berbela sungkawa atas meninggalnya Mgr Wilhemus Joannes Demarteau MSF. Semoga berkat kerahiman Ilahi, jiwa telah berselamat bersama para kudusNya di surga. Selamat jalan mgr.

  2. Pastor Paroki St. Kristoforus, DPP dan umat bersama Keluarga besar Bimas Katolik Provinsi Gorontalo menyatakan turut berdukacita atas meninggalnya misionaris ulung Mgr. Wilhelmus Joanes demarteaus, MSF. Semoga jiwa beliau diterima di sisi Bapak.

  3. S. Saragih says:

    Turut berbela sungkawa atas meninggalnya Mgr Wilhemus Joannes Demarteau MSF. Semoga jiwa beliau diterima di sisi Bapa.

  4. Anonymous says:

    blog http://www.katolisitas-indonesia.blogspot.com turut berduka cita atas berpulangnya Mgr Wilhemus Joannes Demarteau MSF smoga beliau diterima disisi bapa di surga. Dominus illuminatio mea!

  5. Vidiadari says:

    selamat jalan bapa uskup… terima kasih atas seluruh teladan mencintai Kristus yang kau tunjukkan sepanjang tiga generasi keluarga kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi