UCAN Indonesia Catholic Church News

1.000 polisi ikuti simulasi pengamanan Natal

06/12/2012

1.000 polisi ikuti simulasi pengamanan Natal thumbnail

 

Sekitar 1.000 polisi dari Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (6/12/2012), mengikuti simulasi pengamanan Natal dan Pemilihan Kepala Daerah Banyumas 2013.

Selain melakukan simulasi pencegahan kerusuhan massa, polisi juga memeragakan penanggulangan aksi teror berupa penembakan pos pengamanan. Simulasi dilakukan di Gelanggang Olah Raga Satria, Purwokerto.

Kepala Polres Banyumas Ajun Komisaris Besar Dwiyanto menegaskan, pihaknya siap mengamankan perayaan Natal dan Pilkada Banyumas. Khusus mengenai Pilkada, pengamanan dilakukan bertahap.

“Kami selalu waspada dan berkoordinasi dengan KPU, Panwaslu, ataupun dengan masing-masing calon untuk bersama ciptakan situasi kondusif,” katanya, seperti dilansir kompas.com.

Untuk pengamanan gereja jelang perayaan Natal, dalam simulasinya, polisi menyeterilkan gereja dan memeriksa umat yang akan masuk gereja. Skenario yang menarik adalah simulasi penembakan pos polisi.

Digambarkan, sejumlah pengendara motor menembaki salah satu pos sehingga menyebabkan warga terluka. Polisi segera mengejar pelaku yang melarikan diri, hingga akhirnya dua orang dapat ditangkap saat razia di jalan. Seorang pelaku yang kabur dan bersembunyi digerebek polisi.

Saat penggerebekan, polisi menemukan benda yang dicurigai sebagai bom. Tim Penjinak Bom Kepolisian Daerah Jateng segera datang ke lokasi dan mengamankan benda tersebut.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Amendemen UUD 45 perlu dikaji lagi
  2. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  3. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  4. Ensiklik Laudato Si' mulai diterapkan di keuskupan India
  5. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  6. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  7. Pemimpin Gereja sambut baik pembebasan pria Kristen terkait penghujatan
  8. Paroki harus manfaatkan FKUB
  9. Pameran St. Yohanes Paulus pererat hubungan Katolik-Yahudi
  10. Ziarah tahunan contoh kerukunan antaragama
  1. Paus Fransiskus: Jangan takut mengaku dosa
  2. Protes pembongkaran salib di Tiongkok mendapatkan banyak dukungan
  3. Dua tahun setelah Topan Haiyan, pengungsi tetap berada dalam ‘kondisi berbahaya’
  4. Jangan ada peristiwa Tolikara jilid II
  5. Amendemen UUD 45 perlu dikaji lagi
  6. Di Banglades, warga pesisir menjadi korban akibat perubahan iklim
  7. Kehidupan berbahaya di perbatasan Banglades-India
  8. Puluhan orang tewas di seluruh Asia Selatan akibat banjir
  9. Masyarakat adat di Banglades tuntut pengakuan atas hak-hak mereka
  10. Aktivis dari 28 negara bahas dampak kerusakan akibat pertambangan
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online