UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Hampir 350.000 anak disabilitas tak tempuh pendidikan

Desember 6, 2012

Hampir 350.000 anak disabilitas tak tempuh pendidikan

Seorang biarawati sedang merawat seorang anak penyandang disabilitas

 

Masih terdapat banyak anak penyandang disabilitas yang tidak mengenyam pendidikan di sekolah luar biasa (SLB), demikian keterangan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Padahal hal itu merupakan hak mereka.

“Masih banyak anak berkebutuhan khusus yang tak mengenyam pendidikan formal SLB,” kata Sekretaris KPAI, Maria Advianti, dalam siaran pers KPAI yang diterima di Jakarta, Selasa (4/12).

Ia memaparkan, jumlah siswa berkebutuhan khusus baru sekitar 75 ribu siswa atau berarti sekitar 20 persen dari total 347 ribu anak berkebutuhan khusus yang terdapat di Indonesia.

Padahal, ujar Maria, anak-anak tersebut membutuhkan fasilitas tumbuh kembang khusus demi mendapatkan hak penghormatan atas integritas mental dan fisik berdasarkan kesamaan dengan orang lain.

Ia mencontohkan, anak tuna grahita membutuhkan pembinaan dan pendampingan terus-menerus oleh tenaga kesehatan karena umumnya sulit untuk hidup mandiri.

“Tidak semua anak dengan disabilitas berasal dari keluarga dengan kemampuan ekonomi memadai sehingga dapat memenuhi kebutuhan khusus anak mereka,” kata Maria.

Karenanya, katanya, pemerintah pusat maupun daerah sebaiknya segera menyediakan fasilitas kesehatan untuk anak dengan disabilitas yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat, terjangkau secara ekonomi serta berkualitas.

Maria menambahkan, pemenuhan hak anak penyandang disabilitas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan oleh negara, pemerintah, dan masyarakat. (ANTARA)

Foto: dokumen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi