UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Topan Bopha menewaskan lebih dari 300 orang, 400 lain hilang

06/12/2012

Topan Bopha menewaskan lebih dari 300 orang, 400 lain hilang thumbnail

 

Lebih dari 300 orang telah dilaporkan tewas dan 400 lainnya masih hilang akibat hujan lebat dan tiupan angin kecang yang dibawa oleh Topan Bopha melanda banyak wilayah di Filipina bagian selatan kemarin.

Korban tewas diperkirakan akan bertambah karena pemerintah lokal dan aparat militer melaporkan terjadi banjir bandang dan tanah longsor, kata Benito Ramos, direktur eksekutif badan bencana.

Sebagian besar korban tewas berasal dari propinsi-propinsi seperti Compostela Valley, Davao Oriental, Surigao del Sur, Surigao del Norte, Agusan del Sur, Bukidnon, Misamis Oriental, dan Siquijor, katanya.

Pihak berwenang mengatakan sekitar 120.000 orang di 13 propinsi terkena dampak topan tersebut karena badai itu melintasi bagian selatan Pulau Mindanao dan Pulau Visayas. Sedikitnya 86.912 orang berlindung di tempat penampungan sementara di 162 pusat evakuasi.

“Tantangan yang paling sulit yang kami harus hadapi adalah perbaikan kembali listrik seluruh propinsi itu, karena tiang-tiang listrik yang tumbang selama topan tersebut,” kata Sekretaris Menteri Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Manuel Mar Roxas.

Sementara itu, National Federation of Small Fisherfolk Organization, menyerukan Konferensi Waligereja Filipina (CBCP) untuk membuka paroki-paroki dan gereja-gerejanya di Mindanao untuk dijadikan tempat penampungan sementara bagi puluhan ribu orang yang kehilangan tempat tinggal mereka akibat topan itu.

Kelompok ini mengimbau CBCP “untuk meminta keuskupan agung dan keuskupan, pusat aksi sosial, gereja-gereja lokal, paroki-paroki membuka pintu gerbang bagi orang yang membutuhkan perlindungan dan penampungan sementara.”

Fernando Hicap, ketua federasi itu, mengatakan kegagalan pemerintah untuk menyediakan tempat penampungan yang cukup bagi korban banjir dan bencana itu mendorong organisasi itu untuk meminta bantuan dari para uskup.

“Rakyat biasa dan miskin hidup dalam kondisi terancam, dan kami mengharapkan situasi ini mendapat perhatian para uskup,” kata Hicap.

Presiden Benigno Aquino mengumumkan sekitar 8 miliar peso untuk membantu para korban dan membangun kembali infrastruktur yang rusak.

Topan itu menimbulkan badai di pantai Timur Mindanao pada Selasa pagi. Itu adalah badai ke-16 tahun ini yang menghantam Filipina.

Pada Desember tahun lalu, Mindanao dilanda badai tropis Wash, yang menewaskan sedikitnya 1.200 orang dan ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Sumber: Bopha kills at least 200, hundreds missing

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pakistan usir para biarawati meski telah mengabdi lebih dari satu dekade
  2. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  3. Ensiklik Paus Fransiskus tentang lingkungan dibahas dalam acara buka puasa bersama lintas agama
  4. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  5. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  6. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  7. Pesan Toleransi Azizah Bagi Hubungan Antaragama
  8. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  9. Umat Katolik di Hong Kong adakan ibadat Jalan Salib demi demokrasi
  10. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  1. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  2. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  3. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  4. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  5. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  6. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  7. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  8. Ketika rumah bukan lagi sebuah tempat aman
  9. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  10. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online