UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Kelompok bantuan Katolik menuju Mindanao

07/12/2012

Kelompok bantuan Katolik menuju Mindanao thumbnail

 

Lima tim dari Catholic Relief Services (CRS) telah berangkat ke Mindanao untuk memantau kerusakan yang disebabkan oleh Topan Bopha, yang menewaskan 325 orang dan ratusan lainnya masih hilang hingga kemarin.

Tim penyelamat terus berjuang untuk menjangkau daerah-daerah yang dilanda banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat yang disebabkan oleh topan tersebut.

CRS akan memprioritaskan propinsi Compostela Valley dan propinsi Davao Oriental, yang adalah wilayah-wilayah yang terkena bencana paling parah, kata badan bantuan itu dalam sebuah pernyataan.

“Tidak ada listrik dan komunikasi buruk di propinsi-propinsi tersebut, sementara beberapa keluarga telah berlindung di pusat-pusat evakuasi, yang lain tidur di luar tenda,” kata CRS kemarin.

“Kawasan-kawasan yang paling parah adalah pertanian, pesisir dan pertambangan di Mindanao Selatan, dimana Bopha mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor. Banjir dan lumpur dari pegunungan menyapu gedung-gedung sekolah, pengadilan, balai kota, dan pusat-pusat kesehatan,” lapor CRS.

“Badan Pengurangan Resiko Bencana dan Manajemen Nasional mengatakan topan itu berdampak bagi  231,630 orang di 513 desa di 25 propinsi.  Sementara itu 179,169 orang lain telah ditampung di tempat-tempat penampungan sementara di 417 pusat evakuasi.

Pemerintah telah menyerukan bantuan bagi para korban.

“Solidaritas warga Filipina diuji di tengah-tengah bencana tersebut. Kami menyerukan kepada warga negara kami dengan murah hati membantu saudara-saudara kita yang ditimpa bencana di Visayas dan Mindanao,” kata pernyataan dari Istana Kepresidenan.

Sumber: Catholic aid groups head to Mindanao

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  2. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  3. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  4. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  5. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  6. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap 'rendah hati'
  7. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  8. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  9. Renungan Hari Minggu Palma bersama Pastor Bill Grimm
  10. Umat Katolik merayakan Minggu Palma dengan hikmat dan meriah
  1. Delegasi kepausan membawa bantuan bagi para pengungsi Irak
  2. Polisi Pakistan dituduh melakukan penahanan ilegal terhadap orang Kristen
  3. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  4. Daniel Mananta bangun gereja di Flores ungkapan syukur pita suaranya pulih
  5. 1.700 buku radikalisme beredar di Bandung
  6. Survei Setara: Satu dari 14 siswa SMA setuju ISIS
  7. Cegah radikalisme sejak rekrutmen guru
  8. Warga Tionghoa gelar pawai lilin kenang 10 tahun gempa di Nias
  9. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  10. Malaysia memperkenalkan RUU Anti-Terorisme terkait pendukung ISIS
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online