Para uskup bergabung dengan ribuan demonstran menentang legalisasi aborsi

07/12/2012

Para uskup bergabung dengan ribuan demonstran menentang legalisasi aborsi thumbnail

 

Lima uskup bergabung dengan lebih dari 10.000 orang berkumpul di luar parlemen Irlandia pekan ini menuntut Perdana Menteri Enda Kenny untuk menepati janji kampanyenya tahun 2011 bahwa ia tidak akan melegalkan aborsi di negara itu.

Aksi protes itu diselenggarakan dalam upaya menyatukan organisasi-organisasi pro-life di Irlandia.

Sambil mengusung poster-poster, yang mengambil tempat di Molesworth Street, di pusat kota Dublin, ribuan orang berteriak “ingat janji Anda”,  seraya mendesak pemerintah melindungi ibu dan janin.

Aksi tersebut dimotori oleh Niamh Ui Bhrian dan Dr. Sean O’Domhnaill dari Life Institute, dan Caroline Simons dari Pro-Life Campaign, yang mengatakan bahwa  para politisi akan menghadapi reaksi yang buruk dari publik jika mereka berusaha untuk melegalkan aborsi.

Setelah beberapa pekan terkait kesalahan informasi di media mainstream atas kematian Savita Halappanavar, kata Ui Bhrian, “Kini jelas aborsi perlu dibahas kembali menyusul kematian tragis Savita.”

Penasehat hukum Pro-Life Campaign, Caroline Simons, mengatakan, “Cara dalam pembahasan tersebut yang menyelesaikan dengan cepat melalui parlemen itu sangat mengganggu dan tidak demokratis.”

“Kaum perempuan pantas mendapatkan sesuatu yang lebih baik ketimbang aborsi,” tambahnya.

Aksi protes itu, katanya, membawa pesan bahwa “tidak ada yang liberal atau belas kasih terkait aborsi.”

Life Institute sedang menyiapkan aksi protes berikutnya secara besar-besaran, melakukan kampanye secara nasional, termasuk membagikan 1,4 juta brosur kepada setiap ibu rumah tangga di negara itu untuk mengingatkan mereka bahwa Kenny dan koalisinya sedang mempersiapkan untuk “membuka pintu” bagi aborsi, dan janji-janji “kampanye” adalah omong kosong.

Sumber: Thousands in Dublin rally against legalized abortion

 

 

One Comment on "Para uskup bergabung dengan ribuan demonstran menentang legalisasi aborsi"

  1. Bernardus Watoole on Sat, 8th Dec 2012 7:03 am 

    Maju terus bapa-bapa Uskup…….. Maju bersama umat memerangi kejahatan kemanusiaan…….




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online