PBB: 65 juta dolar lagi untuk membantu korban bencana Bopha

11/12/2012

PBB: 65 juta dolar lagi untuk membantu korban bencana Bopha thumbnail

 

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan kemarin pihaknya perlu menggalang dana tambahan sebesar  US$ 65 juta bagi para korban akibat Topan Bopha yang menghancurkan bagian tenggara Filipina pekan lalu.

Luisa Carvalho, UN Resident Coordinator di Manila, mengatakan bantuan awal sebesar  US$ 35,5 juta untuk mendukung bantuan makanan dan rehabilitasi, namun dana ekstra diperlukan untuk membantu hampir setengah juta warga yang terkena dampak parah  di propinsi Compostela Valley dan propinsi Davao Oriental.

Pemerintah telah mengalokasikan delapan miliar peso (US$ 195,3 juta) untuk upaya pemulihan awal.

“Saya  ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada warga yang kehilangan orang yang mereka cintai.  Saya tahu banyak dari kita yang berduka. Kami akan memberikan apa saja sesuai kemampuan kami untuk membantu kalian segera pulih,” kata Carvalho.

Ribuan penduduk desa di dua provinsi itu telah kehilangan rumah-rumah mereka dan berlindung di gedung-gedung  olah raga, sekolah, dan gereja.

“Masalah kesehatan akan muncul dan kita perlu menyalurkan kebutuhan makanan mereka,” kata Gubernur Arturo Uy dari Compostela Valley, provinsi yang paling parah dihantam badai.

Sekitar 70 persen penduduk di Compostela Valley telah terkena bencana, katanya.

“Bantuan sangat mendesak. Kita tidak bisa meninggalkan orang-orang dalam kondisi seperti ini,” kata Paul del Rosario, koordinator program kemanusiaan Oxfam.

Sementara itu, jumlah korban tewas naik menjadi 714 hari ini setelah banyak jenazah ditemukan hinga tadi malam. Pihak berwenang mengatakan sedikitnya 861 orang masih hilang.

Lebih dari 1.900 orang dilaporkan cedera akibat topan itu yang merusak properti senilai tujuh miliar peso (US$ 171 juta).

Sumber: UN calls for $65m more in disaster aid

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  2. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  3. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  4. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  5. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  6. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  7. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  8. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  9. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  10. Kemenag latih pengawas Madya Pendidikan Agama Katolik
  1. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  3. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  4. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  5. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  6. 173 warga Uyghur tiba di Turki setelah dibebaskan dari tahanan Thailand
  7. Kemenag latih pengawas Madya Pendidikan Agama Katolik
  8. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  9. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  10. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online