UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Ribuan warga Manokwari ikut parade Sinterklas

11/12/2012

Ribuan warga Manokwari ikut parade Sinterklas thumbnail

 

Ribuan warga dari 50 jemaat se-Klasis Manokwari, Senin (10/12/2012) sore mengikuti Parade Natal Sinterklas. Berbagai ornamen Natal dan pakaian sinterklas dipertunjukan dalam parade ini.

Parade yang dimulai dari halaman Gereja Ottow Geisler Biryosi, Jalan Trikora dan finish di lapangan Borarsi, menjadi tontonan menarik warga Manokwari di sepanjang jalan yang dilalui.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari F.M.Laleno, Natal sangat indentik dengan perayaan, baik yang dilakukan gereja maupun segenap unsur-unsurnya. Sudah tentu dalam perayaan Natal ini akan dihisasi dengan ornamen indah yang diikuti dengan nyanyian Natal. Namun yang terpenting dari perayaan Natal adalah, umat dapat menjadi juru damai.

“Nuasanya ini merupakan ekspresi dan apresiasi kita dalam rangka memeriahkan suasana perayaan Natal. Namun kita perlu renungkan, bahwa Natal yang kita rayakan tidak dinilai dari ornamennya. Natal akan membawa arti bila kita menjadi juru damai,” kata Sekda, sekaligus membuka kegiatan parade tersebut, seperti dilansir kompas.com.

Sekda mengajak seluruh umat Kristiani di daerah ini untuk merenungkan makna Natal supaya menjadi terang bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan bagi sesama. ”Hanya dengan demikian, kita dapat menjadi juru damai yang membawa pembaruan hidup bagi umat ciptaan Tuhan,” ujar Sekda.

Ketua Panitia Parade, Christian Tanati menyatakan, kegiatan parade ini bukan hanya kegiatan rutinitas. Namun parade sinterklas ini untuk mengawali perayaan Natal di bulan Desember, sekaligus menjalin persaudaraan antar jemaat se Klasis Manokwari.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus doakan korban gempa di Aceh
  2. Renungan Hari Minggu Adven III/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Jokowi: Indonesia adalah rumah bagi kemajemukan
  4. Kongres Katolik yang dikelola negara Tiongkok dijadwalkan setelah Natal
  5. Rumah sakit Gereja berjuang mengatasi ketakutan warga tentang HIV
  6. Uskup tolak distribusi kondom di sekolah
  7. Organisasi mahasiswa lintas agama serukan kemajemukan NKRI
  8. Potret kehidupan dua pelajar SD di Indonesia
  9. Pemerintah Timor Leste dikritik ‘mengabaikan kaum difabel’
  10. KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati
  1. Merepotkan banyak pejabat... lain kali ditangani dan dilawan sendiri saja sebelu...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 10:20:27
  2. Setiap kali membaca ttg hukuman mati, ingat Mary Jane.. Untuk orang yang tidak b...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 09:33:17
  3. Aku ingin kuliah di Vietnam .aku tertarik dng negara itu .aktivitas ya tidak bed...
    Said Roby.chandra on 2016-12-06 23:11:33
  4. Alkitab bahasa kanayant...
    Said Dolina on 2016-12-04 20:38:14
  5. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  6. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  7. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  8. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  9. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  10. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
UCAN India Books Online