UCAN Indonesia Catholic Church News

4,5 juta anak Indonesia hidup telantar

12/12/2012

4,5 juta anak Indonesia hidup telantar thumbnail

 

Kementerian Sosial mencatat sekitar 4,5 juta anak Indonesia hidup telantar, sebagian besar tinggal di Pulau Jawa.

Menteri Sosial Salim Segaf Jufri mengatakan, dari jumlah itu, sekitar 230 ribu anak hidup di jalanan.

Namun, ia menegaskan, tidak seluruh anak telantar hidup menggelandang di jalanan. Mereka umumnya masih memiliki orang tua, tetapi tidak tumbuh sehat.

“Mungkin tumbuh kembangnya tidak sehat, di rumah dia dieksploitasi. Walaupun di rumah bersama bapak ibunya, tapi hak-hak dia untuk mendapatkan pendidikan dan kesehatan kurang, nutrisinya kurang,” kata Salim Segaf

Ia mengatakan dari 4,5 juta anak telantar, pemerintah hanya mampu menangani sekitar 200 ribu anak. Anak-anak tersebut sebagian besar berasal dari keluarga miskin dan tinggal dalam rumah yang tidak layak huni.

Saat ini di Indonesia terdapat 2,3 juta keluarga yang tinggal dalam rumah yang tidak layak huni.

Sementara itu Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia Muhammad Iksan mengatakan, anggaran tahun 2012 hanya dialokasikan untuk mendukung 170 ribu anak telantar.

“Negara belum bisa menjamin bahwa semua anak itu dapat terpenuhi kebutuhan dasarnya dengan baik, tempat tinggal, makan, sekolah, kesehatan. Nah ini yang belum terpenuhi dengan baik karena mereka tidak terjangkau oleh keluarga dan pemerintah,” ujarnya.

Iksan menambahkan, selain penelantaran, kasus kekerasan pada anak menempati posisi kedua pelanggaran hak anak.

Kekerasan yang dialami anak tersebut justru dilakukan oleh keluarga. Hal ini sesuai dengan hasil survei yang dilakukan KPAI pada April-Juni 2012.

Sebanyak 91 persen dari 1.000 lebih anak yang menjadi responden mengaku mengalami kekerasan yang dilakukan oleh keluarga inti mereka. Survey dilakukan di 9 kota diantaranya Lampung, Yogyakarta, Kalimantan Timur, dan Jawa Barat.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pastor China Dipenjara Kasus Pencurian, Umat Mengatakan Dia Dijebak
  2. Diduga Karena Tekanan, Pemerintah Menutup Sebuah Misi Katolik di India
  3. Gempa Meksiko Menewaskan 11 Orang Saat Acara Pembaptisan
  4. Renungan Hari Minggu XXV Tahun A – 24 Sept 2017
  5. Partai Khunto Mundur, Timor-Leste Dipimpin Koalisi Minoritas
  6. Mgr Adrianus Sunarko Ditahbiskan Uskup Pangkalpinang Akhir Pekan Ini
  7. Paus Ingatkan Uskup Jepang agar Tidak Melupakan Martir
  8. Tidak Diperhatikan, Milisi Ancam Tutup Perbatasan RI-Timor Leste
  9. Uskup Hong Kong Beberkan Cara Menghadapi China
  10. Pastor Salesian Ini Mengisahkan Penangkapan dan Pembebasannya
  1. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  2. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  3. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  4. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  5. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  6. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  7. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  8. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  9. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
  10. religius sendiri sangat erat kaitannya kepada seluruh kegiatan umat termasuk lin...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:04:35
UCAN India Books Online