UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Lima orang tangani 1.000 pasien PSK, Klinik Jelia tetap ceria

12/12/2012

Lima orang tangani 1.000 pasien PSK, Klinik Jelia tetap ceria thumbnail

 

Meski hanya diisi lima orang petugas, sepanjang tahun 2012, klinik khusus Jelia di Taman Sari, Jakarta Barat, sudah menangani 1.000 pasien dari kalangan pramuria. Beban kerja yang berat, tak membuat mereka kecewa.

Saat ini, hanya ada 5 petugas klinik yang bekerja di sana. Mereka terdiri dari satu dokter umum, paramedis, bidan, analis laboratorium dan admin. Sementara pasien yang ditangani selama 2012 saja, sudah 1.000 orang. Dari jumlah itu, 37 pasien dinyatakan tertular HIV/AIDS.

“Pasien kita perempuan. Sedangkan laki-laki hanya 150. Laki-laki kebanyakan yang gay, atau pasangan dari pasien kita. Ada 37 pasien HIV/AIDS,” ujar dr Inda Mutiara, koordinator klinik Jelia di kantornya, Senin (10/12/2012).

Inda dan rekan-rekannya juga memiliki target tinggi untuk menekan angka penyakit kelamin di daerahnya. Mereka harus mengejar target angka 0 untuk pengidap HIV/AIDS di tahun 2013/2014.

Meski target tinggi, Inda tak sedikit pun mengeluh. Sambil tertawa, dia menganggap beban kerja itu ibarat sebuah aktivitas olahraga.

“Tenaga 5 yang bertanggung jawab di bawah puskesmas umum dan di atas klinik Jelia ini. Jadi kalau pagi naik turun lari-lari, anggap aja olahraga sedikit,” tutur dokter cantik 43 tahun ini.

Menurut dokter teladan Jakarta Barat tahun 2012 ini, tarif pengobatan di kliniknya mengikuti aturan Pemprov DKI. Khusus untuk pemeriksaan HIV, para pasien wajib membayar Rp 5.000 untuk retribusi dan Rp 50.000 untuk pemeriksaan laboratorium.

“Kalau nggak ada uangnya gratis, kalau cuma punya Rp 10.000 yang bayar segitu,” imbuhnya.

Bila ada yang sudah positif terkena HIV, maka akan dirujuk ke rumah sakit khusus di DKI Jakarta. Mereka juga akan didampingi konselor dari LSM.

“Nanti diperiksa lagi daya tahan tubuh dia sudah sampai mana. Orang normal itu daya tahan tubuhnya itu 2000-an kalau dia udah di bawah 300 berarti udah harus minum antivirus,” imbuhnya.

Inda memberi tips agar terhindar dari virus mematikan tersebut. Tetaplah menggunaan pengaman dan berperilaku seks aman dengan satu pasangan saja. Bila ada ibu hamil yang terinfeksi, maka butuh penanganan khusus.

“Lahirnya sesar, tidak boleh memberikan ASI, dan diberikan obat. Kalau ibunya nggak terdeksi dia kena HIV lahirannya di kampung itu bisa menularkan ke bidan yang nolongin dan anaknya,” paparnya. (detik.com)

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa XVIII bersama Pastor Bill Grimm
  2. ‘Makanan cinta’ untuk para pengungsi di Hong Kong
  3. Romo Carolus masuk ke Nusakambangan jelang eksekusi mati
  4. Kardinal Tagle berikan ‘hadiah’ untuk OMK yang menghadiri WYD
  5. Lilin seorang suster untuk Merry Utami yang akan dieksekusi mati
  6. Walikota Parepare resmikan gereja Katolik
  7. Kelompok Gereja berkampanye menentang eksekusi
  8. Karitas India bertemu membahas tantangan pendanaan
  9. Para delegasi OMK untuk WYD didesak berbagi iman dan cinta
  10. 14 terpidana mati akan dieksekusi pekan ini
  1. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
  2. Susah untuk diungkapkan. Ini nampaknya noda satu satunya(?)di pemerintahan Jokow...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-28 21:28:59
  3. Semoga berhasil ditiadakan.....
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 19:50:21
  4. Pengawasan dana desa?? Bukannya itu urusan pemerintah?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 17:08:38
  5. Jangan kareta kesalahan satu orang, ratusan orang dikorbankan. Kalau memang yang...
    Said brian on 2016-07-25 11:16:27
  6. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  7. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  8. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  9. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  10. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
UCAN India Books Online