UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Stafnya dilarang masuk, Greenpeace gugat pemerintah Korea Selatan

12/12/2012

Stafnya dilarang masuk, Greenpeace gugat pemerintah Korea Selatan thumbnail

 

Pada senin Greenpeace mengajukan gugatan hukum terhadap pemerintah Korea Selatan karena pihaknya menilai pelarangan enam aktivis anti-nuklir ke negara itu untuk mencegah kritikan.

Gugatan itu diajukan bertepatan dengan peringatan Hari Hak Asasi Manusia Internasional,  dengan menuntut kompensasi sebesar 70 juta won (US $ 65.000) bahwa keputusan melarang staf Greenpeace sebagai serangan terhadap kebebasan berekspresi dan hak asasi manusia.

“Pelarangan tersebut merusak demokrasi negara itu, mengancam lingkungan, dan mengabaikan gerakan dunia saat ini,” kata Lee Hee-song, kepala kampanye iklim dan energi Greenpeace di Korea.

Sejak Greenpeace mendirikan sebuah kantornya di Seoul pada Juni 2011 untuk memprotes kebijakan nuklir Korea Selatan, pemerintah telah menolak masuk enam aktivisnya tanpa penjelasan, empat staf Greenpeace Asia Timur pada April dan dua staf Greenpeace International pada Oktober.

Seorang pejabat Kementerian Kehakiman yang menolak menyebutkan namanya mengatakan kemarin bahwa pemerintah akan meninjau kembali seruan itu, tanpa menjelaskan mengapa para aktivis itu telah ditolak masuk.

Meskipun seruan Greenpeace dan para aktivis lain kepada pemerintah Korea Selatan untuk menghentikan program pembangun nuklirnya akibat krisis reaktor Fukushima Daiichi di Jepang tahun lalu menyusul tsunami, pemerintah telah mengindikasikan pihaknya akan menambah program nuklirnya hingga delapan reaktor nuklir baru.

Korea Selatan saat ini memiliki 25 reaktor nuklir untuk pembangkit listrik (lima tidak aktif), yang saat ini berkontribusi 30 persen listrik negara itu.

Pemerintah telah mengeluarkan dana US$ 9 juta untuk melakukan kampanye iklan pro-nuklir sementara melakukan penindasan terhadap para  aktivis anti-nuklir dalam negeri.

Baek Ga-yoon, dari Solidaritas Rakyat untuk Demokrasi Partisipatif, mengatakan pemerintah juga telah menolak masuk 25 aktivis asing menentang pangkalan angkatan laut kontroversial di Pulau Jeju sebagai langkah “untuk memblokir kritik terhadap kebijakan anti-lingkungan.”

Sumber: Greenpeace sues after staff denied entry

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Indahnya arsitektur berbagai rumah ibadah di Medan
  2. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  3. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  4. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  5. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  6. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  7. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  8. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  9. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Petisi online, selamatkan korban human trafficking Mary Jane
  2. Setelah Katolik Center, Maluku akan bangun Buddha dan Hindu Center
  3. Umat Katolik harus tanam pohon sebelum menerima Sakramen Baptis dan Sakramen Perkawinan
  4. Indahnya arsitektur berbagai rumah ibadah di Medan
  5. Penutupan sekolah yang dikelola Gereja di Bangladesh menimbulkan pertanyaan
  6. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  7. NIIS dan Janji Surga
  8. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  9. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  10. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online