UCAN Indonesia Catholic Church News

Alumni sekolah Santo Yoseph berbagi kasih Natal

13/12/2012

Alumni sekolah Santo Yoseph berbagi kasih Natal thumbnail

 

Menyambut datangnya hari Natal 2012, komunitas alumni sekolah Santo Yoseph Jakarta dan para sahabat-sahabatnya berbagi Kasih.

Tiga komunitas yg dipilih masing-masing, komunitas penyandang cacat di Biro Pelayanan Penyandang Cacat Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta, Yayasan Bhakti Luhur Ciputat,  dan Yayasan Awam Bina Amal Sejati (ABAS) Parung Bogor.

Menurut koordinator kegiatan, Feranie Rusli, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mewujudkan kepedulian kepada sesama.

Penyelenggaraan amal kasih di area Katedral mengambil tempat di Gedung Karya Sosial, keuskupan agung Jakarta (9/12). Sekitar duaratus orang hadir, sebagian besar adalah para penyandang cacat.

Acara dibuka dengan Perayaan Ekaristi dipimpin Pastor Eko Sulistyo SJ.

Di akhir acara, dibagikan bingkisan Natal. Biro Pelayanan Penyandang Cacat, LDD KAJ membina sekitar 700 penyandang cacat yang ada di Jabodetabek. Pelayanan yang diberikan terutama untuk membangun kemandirian para penyandang cacat.

Di Yayasan Bhakti Luhur Ciputat (10/12) panitia membagikan bingkisan Natal untuk penghuni panti, juga bahan kebutuhan pokok sehari-hari.

Sekitar 70 anak-anak dan remaja dengan kecacatan ganda dibina di yayasan ini.

Menurut Suster Cicil AlMA, Yayasan Bhakti Luhur mengupayakan agar para warga binaan dapat mengurus dirinya sendiri.

Pada siang harinya (10/12) perwakilan alumni Santo Yoseph mengunjungi Yayasan ABAS (Awam Bina Amal Sejati) di Parung Bogor.

Panitia memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok sehari-hari, juga bingkisan Natal kepada para penghuni panti. Penghuni terdiri dari bayi sampai lansia wanita.

Menurut Maria Rosa, salah seorang pengurus yayasan, yayasan ini didirikan untuk dapat menjadi saluran berkat bagi sesama dengan meneladani Cinta Kasih Tuhan dalam bentuk pelayanan bagi sesama yang miskin dan tersisih.

Penggalangan dana bagi kegiatan ini dan kegiatan sejenis lainnya yang diadakan komunitas alumni Sekolah Santo Yoseph dan para sahabat-sahabatnya, dilakukan melalui perangkat media sosial.

“Melalui media sosial kami dapat menghimpun dana bagi karya amal kasih kami selama ini. Kepedulian lain bukan hanya dalam bentuk materi, tapi juga tenaga, pemikiran dan support dari komunitas ini,” demikian Chenyany Sutanto salah seorang alumni.

Yohannes Sugiyono Setiadi, Jakarta

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pertemuan JESCOM Asia-Pasifik ke-15 di Australia
  2. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  3. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  4. Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur
  5. Uskup: Kunjungan Paus ke Korea Selatan masih berdampak
  6. Presiden: Toleransi penting bagi bangsa yang majemuk
  7. Ahok: Pertemuan lintas agama penting mengatasi prasangka buruk
  8. Polisi Filipina serang pengungsi di gereja
  9. Khatib dan pendeta diharapkan hindari khotbah provokatif
  10. Gereja Katolik harus 'semakin berani bersuara' soal perubahan iklim: KWI
  1. Ziarah tahunan contoh kerukunan antaragama
  2. Pertemuan JESCOM Asia-Pasifik ke-15 di Australia
  3. Paroki harus manfaatkan FKUB
  4. Tahun ini 100.000 pengguna narkoba akan direhabilitasi
  5. Yesuit bantu sekolah rusak akibat gempa di Nepal
  6. Pemimpin Gereja sambut baik pembebasan pria Kristen terkait penghujatan
  7. RIP, Uskup Emeritus Prajasuta MSF wafat
  8. Gereja Katolik harus ‘semakin berani bersuara’ soal perubahan iklim: KWI
  9. Selama liburan Paus Fransiskus pilih bersantai di kediamannya
  10. Mengenakan kerudung dan salib, biarawati ini dilarang ikut ujian
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online