UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Jelang Natal, polisi awasi paket untuk tokoh agama

13/12/2012

Jelang Natal, polisi awasi paket untuk tokoh agama thumbnail

 

Menjelang peringatan Natal dan Tahun Baru, Polda DIY mengawasi segala bentuk pengiriman bingkisan yang ditujukan kepada tokoh agama kristiani dan Muslim, termasuk paket yang ditujukan ke alamat gereja dan masjid.

Kapolda DIY Brigjen Pol Sabar Rahardjo mengatakan, sabotase, teror ataupun ancaman melalui telepon dan lainya perlu diwaspadai dan harus diantisipasi. Tokoh-tokoh agama perlu mendapat pemahaman agar terhindar dari sabotase maupun teror menjelang Natal.

“Tokoh-tokoh agama baik Muslim maupun Kristen akan kita kumpulkan sebagai langkah antisipasi pengamanan Natal ini. Kita tidak suudzon, tetapi ini sebagai langkah kesiapan saja,” kata Kapolda DIY Brigjen Pol Sabar Rajardjo, usai rapat koordinasi pengamanan Natal dan Tahun Baru di Komplek Kepatihan Yogyakarta, Selasa (11/12/2012), seperti dilansir detik.com.

Tokoh-tokoh agama tersebut diminta untuk berhati-hati terhadap semua kiriman baik paket maupun parcel. Apabila menerima kiriman parcel atau lainya, mereka diminta mencatat secara detail alamat dan nama pengirimnya.

“Kalau terima parcel, harus dicatat siapa pengirimnya, namanya, nomor telepon, alamatnya di mana, itu semua harus dicatat oleh penerima,” katanya.

Keluarga tokoh-tokoh agama ini juga harus melakukan hal yang sama jika menerima kiriman sesuatu ke rumah. Mereka diminta untuk mencatat secara jelas pengirim paket ke rumah tersebut.

Sementara itu, untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru ini Polda DIY menurunkan 1.500 personelnya dan di-back up oleh TNI. Untuk pengamanan perayaan Natal, di setiap gereja besar akan dipasangi metal detector di pintu masuk gereja.

Kondisi lalu lintas yang rawan kemacetan dan kecelakaan pada perayaan tahun baru juga menjadi fokus perhatian. Pada malam tahun baru, jalur-jalur yang rawan dan padat akan mendapatkan pengamanan untuk pengaturan lalu lintas.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa XVIII bersama Pastor Bill Grimm
  2. ‘Makanan cinta’ untuk para pengungsi di Hong Kong
  3. Romo Carolus masuk ke Nusakambangan jelang eksekusi mati
  4. Kardinal Tagle berikan ‘hadiah’ untuk OMK yang menghadiri WYD
  5. Lilin seorang suster untuk Merry Utami yang akan dieksekusi mati
  6. Walikota Parepare resmikan gereja Katolik
  7. Kelompok Gereja berkampanye menentang eksekusi
  8. Karitas India bertemu membahas tantangan pendanaan
  9. Para delegasi OMK untuk WYD didesak berbagi iman dan cinta
  10. 14 terpidana mati akan dieksekusi pekan ini
  1. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
  2. Susah untuk diungkapkan. Ini nampaknya noda satu satunya(?)di pemerintahan Jokow...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-28 21:28:59
  3. Semoga berhasil ditiadakan.....
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 19:50:21
  4. Pengawasan dana desa?? Bukannya itu urusan pemerintah?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 17:08:38
  5. Jangan kareta kesalahan satu orang, ratusan orang dikorbankan. Kalau memang yang...
    Said brian on 2016-07-25 11:16:27
  6. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  7. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  8. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  9. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  10. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
UCAN India Books Online