Pesan Twitter pertama Paus Benediktus

13/12/2012

Pesan Twitter pertama Paus Benediktus thumbnail

 

Paus Benediktus XVI sudah mengirim pesan Twitter pertama yang ditunggu-tunggu dari akun pribadinya. Dalam foto yang disebarkan oleh Vatikan, Paus terlihat sedang menekan sebuah tombol dalam komputer tablet iPad.

“Kawan-kawan terkasih, saya senang bisa berkomunikasi dengan Anda melalui Twitter. Terima kasih atas tanggapan Anda yang baik. Saya memberkati Anda semua dari lubuk hati saya,” begitulah pesan pertamanya.

Seorang juru bicara Vatikan sebelumnya mengatakan Paus akan menyampaikan pesan melalui akun Twitter dalam delapan bahasa. Akun Paus Benediktus yang berbahasa Inggris sudah memiliki lebih dari 700.000 pengikut dan masih bertambah dengan cepat. Sejauh ini akun @pontifex yang berarti Paus atau ‘pembangun jembatan’ sebatas mengikuti para pengikutnya saja.

Pembukaan akun pribadi Paus ini sudah diumumkan pada pekan pertama Desember.

Setelah pesan pembukaan yang dikirim pada Rabu (12/12) tersebut, Paus Benediktus mengirim dua pesan lanjutan.

Kedua pesan itu berkaitan dengan promosi dari Tahun Iman, sebuah prakarsa yang baru diluncurkan untuk meningkatkan kembali semangat Katolik.

“Bagaimana kita merayakan Tahun Iman dengan lebih baik dalam kehidupan sehari-hari?” tanya Paus. Dia pun menjawab, “Dengan berbicara kepada Yesus dalam doa, mendengarkan yang disampaikan-Nya dalam firman dan mencari-Nya bagi yang membutuhkan.”

Tahun lalu, Paus mengirim pesan Twitter dengan menggunakan akun Vatikan untuk meluncurkan situs internet tentang berita-berita Kepausan.

Pesan-pesan Paus di Twitter diperkirakan mengangkat pesan-pesan mingguannya kepada khayalak umum, pemberkatan hari Minggu, khotbahnya dalam hari raya Kristen dan reaksi atas peristiwa-peristiwa penting dunia.

Sebagian besar pesan Twitter Paus akan berisi inti misa mingguan dan pesan-pesan khusus menyangkut peristiwa besar dunia, termasuk bencana alam.

Vatikan mengatakan, Paus akan menggunakan format tanya jawab dalam sesi pertama Twitter-nya dengan jawaban terkait agama, maksimal 140 karakter.

Gereja Katolik telah menggunakan beberapa media sosial untuk berkomunikasi dengan umat, terutama orang muda, termasuk melalui SMS dan YouTube.

Sumber: bbc.co.uk

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online