UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

Survei: Indeks demokrasi Indonesia menurun

13/12/2012

Survei: Indeks demokrasi Indonesia menurun thumbnail

 

Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) yang diukur berdasarkan tingkat kebebasan sipil, kelembagaan demokrasi dan pemenuhan hak-hak politik mengalami penurunan akibat meningkatnya eskalasi kekerasan dan perlakuan tak adil terhadap kelompok tertentu, demikian hasil laporan dari Badan Program Pembangunan PBB (UNDP) bekerja sama dengan sejumlah lembaga pemerintah yang dirilis kemarin.

IDI di Indonesia pada 2010 menempati posisi 63,17, menurun dari 67,30 pada 2009. Penurunan itu terdiri dari indikator kebebasan sipil yang menurun dari 86,97 pada 2009 menjadi 82,53 pada 2010. Lalu indikator hak-hak politik menurun dari 54,60 pada 2009 menjadi 47,87 pada 2010. Namun, ada sedikit peningkatan dalam hal institusi demokrasi, yaitu dari 62,72 di 2009, naik menjadi 63,11 di 2010.

Provinsi DKI Jakarta menempati ranking teratas dengan 77,44 angka dan terendah ditempati Provinsi Sulawesi Tenggara dengan 54,79 angka.

Tim ahli IDI, Maswadi Rauf, mengatakan, hasil ini diperoleh dari pengumpulan data secara kuantitatif dengan mengumpulkan berita dari surat kabar dan dokumen tertulis. Surat kabar yang dijadikan sumber adalah surat kabar yang sudah diseleksi berdasarkan oplah terbesar dan yang dinilai independen. Sedangkan pengumpulan data secara kualitatif dilakukan dengan membentuk Focus Group Discussion (FGD) dan melakukan wawancara mendalam.

Rauf yang juga merupakan guru besar ilmu politik dari Universitas Indonesia, mengatakan turunnya indeks demokrasi di Indonesia karena kekerasan yang semakin meningkat.

“Fenomena yang kerap muncul di hampir semua provinsi adalah perlakuan tak adil pada kelompok tertentu dan kekerasan dalam demonstrasi. Untuk tahun 2011 dan 2012, kemungkinan akan kembali menurun, namun hasilnya belum bisa kita pastikan”, katanya di Jakarta kemarin.

IDI, lanjut Rauf, diukur dari perilaku masyarakat.

“Sebagai contoh, misalnya jumlah demonstrasi dengan kekerasan. Kita mencatat hampir setiap hari di setiap provinsi terjadi demonstrasi yang berujung pada kekerasan selama setahun itu (2010). Semakin banyak demonstrasi dengan kekerasan semakin buruk demokrasi itu. Dalam menyampaikan aspirasi dilakukan dengan membakar ban bahkan merusak gedung, itu bukan demokrasi,” ujar Maswadi.

Beate Trankmann, Direktur UNDP Indonesia mengatakan, yang perlu terus dilakukan ke depan adalah memperkuat lembaga-lembaga demokrasi seperti DPR dan partai politik.

“Berikutnya, termasuk memajukan hak-hak politik, memastikan bahwa hak untuk terlibat dalam protes politik damai dan demonstrasi dihormati oleh semua pemangku kepentingan”, jelasnya.

“Juga, langkah-langkah lebih lanjut diperlukan untuk menjaga kebebasan berbicara terutama dalam pemilu serta kebebasan beragama”, tambah Trankmann.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi mengatakan “memang harus diakui, prinsip-prinsip demokrasi belum sepenuhnya berjalan seperti yang diharapkan”.

“Sejumlah kasus pertikaian antarwarga masyarakat yang kemudian baik dengan sengaja maupun dengan tidak sengaja dibawa ke isu SARA, masih menjadi indikator bagaimana demokrasi belum sesuai yang diharapkan”, katanya.

Ia menambahkan, “ Semoga IDI 2010 bermanfaat guna memotivasi daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kondisi demokrasi di wilayah masing-masing yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

Ryan Dagur, Jakarta

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  2. Paus Fransiskus ajak umat untuk refleksi selama Pekan Suci
  3. Paus Yohanes Paulus II turut menjatuhkan komunisme
  4. Imam yang dibunuh di Suriah dipuji sebagai martir
  5. 245 kasus intoleransi di Indonesia dalam setahun
  6. Vatikan angkat seorang profesor wanita jadi penasehat
  7. Komisi Ahli Hukum Internasional kritik penerapan Syariah di Brunei
  8. Pastor pembela hak Tamil masuk dalam daftar "teroris" oleh pemerintah
  9. Gereja Katolik masuki pekan suci
  10. GP Ansor terjunkan 300 personel amankan Paskah
  1. Jesus, Jokowi, dan Keselamatan Rakyat
  2. Renungan Minggu Paskah bersama Pastor Bill Grimm
  3. 7 tewas akibat kapal tenggalam saat prosesi Semana Santa
  4. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  5. Polisi siap amankan gereja selama Tri Hari Suci
  6. Imam yang dibunuh di Suriah dipuji sebagai martir
  7. Rakyat yang Disalibkan
  8. Komnas HAM: Pemilu 2014 dikotori kejahatan demografi
  9. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  10. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  1. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  2. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  3. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  4. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  5. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  6. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  7. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  8. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
  9. Sepertinya penulisan oleh Tempo mungkin tidak sesuai dengan yang dikatakan, bahw...
    Said on 2014-04-07 17:15:00
  10. Disebut FUI, ataukah FPI? Sepertinya pengacauan mereka menjadi kebanggaan pemer...
    Said on 2014-03-31 17:23:00
UCAN India Books Online